Maroko Uji Coba PLTS Apung untuk Menghemat Air dan Menghasilkan Listrik
📅 Sabtu, 30 Agu 2025, 10:21 WIB | Oleh: Lili Lestari
Doc: AFP
TANGIER - Maroko yang bergulat dengan kekeringan terburuk dalam beberapa dekade, meluncurkan proyek percontohan yang bertujuan memperlambat penguapan air sekaligus menghasilkan energi hijau menggunakan panel surya terapung.
Di waduk utama dekat kota utara Tangier, ribuan panel yang disebut "floatovoltaic" melindungi permukaan air dari terik matahari dan menyerap cahayanya untuk menghasilkan listrik.
Pihak berwenang berencana menyalurkan energi yang dihasilkan ke kompleks pelabuhan Tanger Med di dekatnya, dan jika terbukti berhasil, teknologi tersebut dapat memiliki implikasi yang jauh lebih luas bagi negara Afrika Utara tersebut.
Menurut angka resmi, cadangan air Maroko hilang setara dengan lebih dari 600 kolam renang ukuran Olimpiade setiap hari akibat penguapan antara Oktober 2022 dan September 2023.
Selama periode yang sama, suhu rata-rata 1,8 derajat Celsius lebih tinggi dari biasanya, yang berarti air menguap pada tingkat yang lebih tinggi.
Sebaiknya Anda baca juga:
Bersamaan dengan faktor lain seperti menurunnya curah hujan, hal ini telah mengurangi kapasitas waduk di seluruh negeri hingga sekitar sepertiganya.
Pejabat Kementerian Air Yassine Wahbi mengatakan waduk Tangier kehilangan sekitar 3.000 meter kubik per hari akibat penguapan, tetapi angka itu meningkat lebih dari dua kali lipat pada bulan-bulan musim panas.
Panel fotovoltaik terapung dapat membantu mengurangi penguapan sekitar 30 persen, katanya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Kementerian Air mengatakan panel terapung tersebut merupakan "keuntungan penting dalam konteks sumber daya air yang semakin langka", meskipun penguapan yang dihentikannya, untuk saat ini, relatif kecil.
Studi penilaian sedang dilakukan untuk dua proyek serupa lainnya di Oued El Makhazine, di salah satu bendungan terbesar Maroko di utara, dan di Lalla Takerkoust dekat Marrakesh.
Teknologi serupa sedang diuji di Indonesia, Prancis, dan Thailand, sementara Tiongkok telah mengoperasikan beberapa pembangkit listrik tenaga surya terapung terbesar di dunia.
Perintis
Sejak program percontohan Maroko dimulai akhir tahun lalu, lebih dari 400 platform terapung yang mendukung beberapa ribu panel telah dipasang.
Pemerintah Maroko menginginkan lebih banyak lagi, berencana mencapai 22.000 panel yang akan mencakup sekitar 10 hektar di waduk Tangier seluas 123 hektar.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!