Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Makanan Tahu Dapat Mengurangi Risiko Kanker Lambung

📅 Sabtu, 25 Feb 2023, 00:00 WIB | Oleh:
Makanan Tahu Dapat Mengurangi Risiko Kanker Lambung Doc: ISTIMEWA
Ket. Pria yang mengonsumsi tahu setidaknya dua kali seminggu memiliki risiko 37 persen lebih rendah terkena kanker lambung.

SEOUL - Hasil penelitian yang dipublikasikan pada Rabu (22/2) menunjukkan, mengonsumsi makanan yang terbuat dari kedelai seperti tahu dan pasta kacang kedelai, dapat menurunkan risiko terkena kanker lambung.

Dikutip dari The Straits Times, tim peneliti yang dipimpin oleh Kang Dae-hee dan Shin Woo-kyoung dari Departemen Kedokteran Pencegahan, Universitas Nasional Seoul, menunjukkan konsumsi produk berbahan dasar kedelai atau kacang yang lebih tinggi dapat dikaitkan dengan penurunan risiko terkena kanker perut.

Temuan ini didasarkan pada penelitian yang dilakukan selama rata-rata sembilan tahun dengan 139.267 peserta, 46.953 pria dan 92.314 wanita, yang berpartisipasi dalam studi Health Examinees antara tahun 2004 dan 2013.

Tim peneliti juga mencoba meneliti lebih pasti efek konsumsi kacang kedelai, pasta kacang kedelai, dan tahu terhadap kanker lambung, dengan 767 responden yang mengidap kanker.

Pasta kacang kedelai, juga dikenal sebagai pasta bumbu Korea Selatan, dibuat dengan memfermentasi kacang kedelai yang sudah dimasak dengan garam selama beberapa bulan.

Tahu terbuat dari kacang kedelai yang digiling dalam air, kemudian dipanaskan, dan kemudian digumpalkan dengan mineral garam kalsium atau magnesium.

Risiko Lebih Rendah

Hasilnya menunjukkan pria yang mengonsumsi tahu setidaknya dua kali seminggu memiliki risiko 37 persen lebih rendah terkena kanker perut dibandingkan dengan pria yang tidak banyak makan tahu.

Menurut penelitian, pria yang mengonsumsi tahu dan memiliki indeks massa tubuh di bawah 23 kilogram per meter persegi, atau mereka yang memiliki berat badan di bawah rata-rata pria, memiliki risiko lebih rendah terkena kanker perut, sedangkan korelasi tersebut tidak diamati pada pria obesitas atau kelompok kelebihan berat badan.

Tim peneliti juga menemukan bahwa genistein, senyawa yang ditemukan dalam produk kedelai, dan isoflavon, sejenis zat mirip estrogen yang diproduksi oleh tanaman seperti tanaman kedelai, dapat mengurangi risiko kanker lambung.

"Pasta kacang kedelai yang dibuat di Korea dianggap memiliki efek yang lebih baik dalam mencegah kanker lambung karena lebih banyak zat aktif fisiologis yang dihasilkan selama proses fermentasi yang lama," kata Shin.

Penelitian ini juga diterbitkan dalam edisi terbaru European Journal of Nutrition, yang menerbitkan makalah asli, ulasan, dan komunikasi singkat dalam ilmu gizi

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Taman Safari Prigen Perkena...
Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Megapolitan
DKI Perluas Pelatihan Kerja...
Nasional
DPR Minta Kepala BGN Baru F...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.