Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Luas Biasa, Di World Robot Games 2025 STIP Jakarta Raih Tiga Penghargaan

📅 Kamis, 04 Des 2025, 14:37 WIB | Oleh:
Luas Biasa, Di World Robot Games 2025 STIP Jakarta Raih Tiga Penghargaan Doc: Dok. Istimewa

 JAKARTA – Sebuah prestasi yang luas biasa, delegasi Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP) Indonesia yang meraih tiga penghargaan pada ajang World Robot Games (WRG) 2025 di Taipei, Taiwan pada 26–29 November. Ini buka pencapaian kompetisi robotik, tetapi sebagai indikator penting arah transformasi pendidikan tinggi maritim Indonesia dalam era digital.

Ketua STIP Jakarta, Capt. Tri Cahyadi mengatakan WRG sebagai kompetisi internasional yang mempertemukan inovator muda dari berbagai negara telah menjadi arena pengujian kemampuan, kreativitas, dan kecakapan teknis dalam pengembangan robot cerdas. Di tengah dinamika industri pelayaran global yang bergerak cepat menuju otomasi, integrasi kecerdasan buatan (AI), dan efisiensi berbasis data, kemenangan cadet STIP memberikan sinyal kuat bahwa Indonesia mulai menyiapkan fondasi sumber daya manusia yang relevan dengan kebutuhan masa depan.

“Partisipasi cadet STIP pada tahun ini bukan sekadar kegiatan kompetitif, tetapi merupakan bagian dari strategi institusi untuk mewujudkan diri sebagai smart campus dan pusat riset teknologi maritim modern yang berkelas dunia. Dengan demikian, prestasi yang diraih delegasi Indonesia bukan hanya kemenangan tim, melainkan kemenangan visi jangka panjang,” katanya.

Pada WRG 2025, delegasi STIP Indonesia berhasil meraih tiga penghargaan sekaligus, yaitu: Pertama, 2nd Place – Innovative Robot Senior, Proyek: Humanoid Robot dengan Tim: Muhammad Dikara Pramudya Widada, Revalsa Aleka Satriaji, William Narendra Widisono. Kedua 2nd Place – Innovative Robot Senior, Proyek: Prosthetic Arm Robot dengan Tim: Ananda Fabio Pudaya, Andreas Manuel Gosal, Muhammad Firgia Aldebaran. Dan ketiga adalah 3rd Place – Incredible Machine Category Proyek: AI Telepresence Robot dengan Tim: William Narendra Widisono, Muhammad Firgia Aldebaran

Capt. Tri menambahkan persiapan cadet STIP dalam mengikuti WRG 2025 mencerminkan kesadaran institusi akan tuntutan tersebut. Proses yang dilakukan secara intensif—mulai dari perancangan prototipe robot, pengembangan algoritma AI, pengujian performa perangkat, hingga simulasi kompetisi—menunjukkan adanya budaya riset yang mulai tumbuh dan terkelola. Ini menjadi modal penting untuk memperkuat ekosistem inovasi di pendidikan pelayaran.

Tak kalah penting, katanya, sistem penjurian WRG yang mengacu pada lima aspek utama: project relevance, functionality, complexity, exhibition, dan Q&A interview, sesungguhnya menuntut kemampuan interdisipliner. Bukan hanya teknis, tetapi kemampuan komunikasi, argumentasi, dan relevansi terhadap kebutuhan industri juga diuji. Dengan demikian, pencapaian delegasi STIP menunjukkan bahwa pendidikan vokasi maritim Indonesia mampu menghasilkan talenta yang kompetitif secara global.

“Keberhasilan cadet STIP adalah modal awal untuk memperkuat posisi Indonesia dalam peta teknologi maritim global. Generasi muda maritim yang menguasai robotika dan AI akan menjadi aset berharga ketika Indonesia memasuki babak baru kompetisi logistik dunia, terlebih di tengah tren smart port dan digital shipping yang berkembang pesat,” tutup Capt. Tri.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Taman Safari Prigen Perkena...
Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Nasional
DPR Minta Kepala BGN Baru F...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.