Kurangi Emisi Karbon, Bluebird Gunakan Sumber Listrik Tenaga Surya
📅 Selasa, 13 Jun 2023, 20:56 WIB | Oleh: Haryo Brono
Doc: istimewa
JAKARTA - PT Blue Bird Tbk berkomitmen terhadap keberlanjutan lingkungan melalui penggunaanpanel surya pintar untuk sumber listrik terbarukan bagi perusahaan. Upaya tersebut sejalan dengan komitmen visi keberlanjutan Bluebird pada pilar BlueSky dengan agenda utama 50:30 atau pengurangan emisi hingga 50 persen pada tahun 2030.
Pembangunan panel surya yang dimulai pada pertengah bulan Mei lalu di atap gedung kantor pusat Bluebird di Mampang Prapatan, Jakarta Selatan telah telah siap untuk dioptimalkan penggunaannya. Dengan daya daya sebesar 215,6 kWp yang diproyeksikan dapat mereduksi lebih dari 2.000 ton emisi karbon per tahun.
Wakil Direktur Utama PT Blue Bird Tbk, Adrianto (Andre) Djokosoetono menerangkan, pada usia 51 tahun saat ini Bluebird berupaya mewujudkan misi berbagi kebahagiaan dalam membangun negeri melalui perbaikan kualitas lingkungan hidup. Implementasi panel surya sejalan dengan komitmen visi keberlanjutan Bluebird pada pilar BlueSky dengan agenda utama 50:30 atau pengurangan emisi hingga 50 persen pada 2030.
"Inisiatif perusahaan dalam menggunakan energi surya merupakan salah satu upaya perbaikan kualitas lingkungan yang telah lebih dulu dilakukan dengan adopsi kendaraan ramah lingkungan dan implementasi inisiatif 3R (reduce, reuse,danrecycle)," ujar dia di Jakarta, Selasa (13/6).
Ia mengungkapkan, inisiatif implementasi panel surya telah direncanakan sejak peluncuran visi keberlanjutan perusahaan pada 2022 bertepatan pada Hari Bumi. Pihaknya menyadari bahwa pengurangan emisi untuk menjadikan kualitas udara lebih sehat dapat dilakukan dengan berbagai cara, salah satunya adalah dengan melakukan transisi energi bersih dengan memanfaatkan cahaya matahari.
Sebaiknya Anda baca juga:
Peluncuran sistem panel surya bagi perusahaan ini didukung oleh melimpahnya sumber daya energi terbarukan di Indonesia dengan energi surya yang tak terbatas. Disamping itu, misi pengurangan emisi karbon upaya Bluebird tersebut sejalan dengan upaya pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Alam yang tertuang pada Peraturan Presiden No. 55/2019 tentang Kebijakan Energi Nasional yang menargetkan campuran energi terbarukan sebesar 23 persen pada 2025.
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral yang diwakilkan oleh Direktur Aneka Energi Baru dan Terbarukan Andriah Feby Misna, mengungkapkan, apresiasinya kepada Bluebird dan SUN Energy atas upaya dalam mendukung transisi ke sumber daya energi yang lebih ramah lingkungan. Ia menilai Bluebird telah mewujudkan komitmennya untuk penurunan emisi melalui pemasangan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) atap dengan menggandeng Sun Energy.
"Dengan adanya energi dari panel surya ini diharapkan kedepannya, Bluebird dapat mengaplikasikan panel surya tidak hanya di kantor pusat tetapi juga di bangunan lainnya, sehingga dapat mendukung Indonesia bebas emisi pada 2030," ujarnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Direktur Utama SUN Energy, Roy Wijaya mengatakan, pemasangan sistem panel surya yang dilakukan oleh SUN Energy di lokasi operasional Bluebird menjadi kebanggaan tersendiri. Kerja sama jangka panjang bersama penyedia layanan mobilitas tersebut menjadi kebanggaan. Apalagi sebelumnya Bluebird telah menjadi pelanggan pertama di pada untuk kategori jasa transportasi.
"Melalui kolaborasi ini, kami mendukung penuh upaya Bluebird untuk melakukan transisi energi di bangunan lainnya. SUN Energy berharap aksi nyata Bluebird dapat menginspirasi para pelaku industri lainnya untuk memulai langkah keberlanjutannya melalui pemilihan sumber energi alternatif yang bersih dan ramah lingkungan," ucap Roy.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!