Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

KRI Bima Suci Rampungkan Misi APCS di Singapura, Lanjut Berlayar ke Kamboja

📅 Selasa, 13 Agu 2024, 03:03 WIB | Oleh: Tim Penulis
KRI Bima Suci Rampungkan Misi APCS di Singapura, Lanjut Berlayar ke Kamboja Doc: ANTARA/HO-Dinas Penerangan Komando Armada II TNI A
Ket. Sejumlah anggota TNI Angkatan Laut pengawak KRI Bima Suci melambaikan tangan tanda perpisahan saat kapal meninggalkan dermaga Changi Naval Base, Singapura, Senin (12/8/2024), untuk menuju Sihanoukville, Kamboja.

Jakarta - Kapal perang Republik Indonesia KRI Bima Suci merampungkan misi latihannya bersama ASEAN Plus Cadet Sail (APCS) di Singapura, kemudian berlayar ke Sihanoukville, Kamboja, Senin (12/8).

Di Pangkalan Angkatan Laut Singapura Changi, pelayaran KRI Bima Suci ke Kamboja dilepas oleh sejumlah pejabat RI, di antaranya Duta Besar RI untuk Singapura Suryo Pratomo, Atase Pertahanan RI untuk Singapura Kolonel Pnb. Achmad Zailani, dan Atase Angkatan Laut RI untuk Singapura Kolonel Marinir Yudo Herdyanto.

"Setelah 3 hari sandar di Changi Naval Base Singapura, KRI Bima Suci melanjutkan pelayaran yang memasuki etape ke-3 menuju Sihanoukville, Kamboja dalam rangka pelayaran Muhibah Duta Bangsa dan Kartika Jala Krida (KJK) Tahun 2024," demikian siaran resmi Komando Armada II TNI Angkatan Laut sebagaimana dikonfirmasi oleh Kepala Dinas Penerangan Koarmada II Kolonel Laut (P) Widyo Sasongko saat dihubungi di Jakarta, Senin.

Sebelum berlayar, kata dia, prajurit pengawak KRI Bima Suci dan taruna Akademi Angkatan Laut (AAL) Angkatan Ke-71 apel kelengkapan yang dipimpin oleh Perwira Pelaksana (Palaksa) Mayor Laut (P) Mario Marco W. Dia pun melaporkan kesiapan kapal melanjutkan pelayaran kepada Komandan KRI Bima Suci Letkol Laut (P) Hastaria Dwi Prakoso.

KRI Bima Suci memulai misi muhibah dan latihan praktik Kartika Jala Krida dari Surabaya, Jawa Timur, di awal Agustus 2024, kemudian sandar di Jakarta dan Singapura untuk latihan bersama kadet-kadet dari 30 negara yang dikemas dalam program Asean Plus Cadet Sail (APSC).

Dalam rangkaian APSC, taruna AAL dan kadet dari negara-negara sahabat itu mengikuti rangkaian latihan bersama, di antaranya latihan peran layar, latihan penggeledahan, dan pembebasan sandera di atas kapal (VBSS), yang keduanya berlangsung selama kapal berlayar dari Jakarta ke Singapura.

Negara-negara yang mengirimkan kadetnya untuk berlatih bersama taruna AAL dalam pelayaran itu, antara lain, Thailand, Kamboja, Malaysia, Filipina, Laos, Singapura, Timor Leste, Vietnam, China, Australia, Chile, India, Italia, Jepang, Korea Selatan, Belanda, dan Turki.

Usai merampungkan misi APCS, KRI Bima Suci melanjutkan misi muhibah dan KJK-nya ke Sihanoukville (Kamboja), Hai Phong (Vietnam), Shanghai (Tiongkok), Busan (Korea), Vladivostok (Rusia), Yokosuka (Jepang), Manila (Filipina), kemudian kembali pulang dengan rute Balikpapan, dan tujuan akhir Surabaya.

Total waktu berlayar KRI Bima Suci untuk operasi muhibah, APSC 2024, dan KJK 2024 selama 90 hari, yang terdiri atas 57 hari layar dan 33 hari sandar. Dalam rentang waktu itu, KRI Bima Suci dijadwalkan berlayar 16 hari di perairan Indonesia dan 74 hari di luar negeri.

KRI Bima Suci dijadwalkan merampungkan misinya itu dan tiba di markasnya, Surabaya, pada tanggal 30 Oktober 2024.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Diserang Rudal Iran, Bandar...
Luar Negeri
Warga Singapura Makin Panja...
Luar Negeri
Disapu Topan Jangmi, 23 War...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.