Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kota Mataram Dihiasi Festival Layang-layang

📅 Minggu, 28 Jul 2024, 19:22 WIB | Oleh:
Kota Mataram Dihiasi Festival Layang-layang Doc: ANTARA/Sugiharto Purnama
Ket. Peserta membawa layang-layang berbentuk burung dengan teknik pewarnaan airbrush di kawasan bekas Bandara Salaparang yang berlokasi di Mataram, Nusa Tenggara Barat, Minggu (28/7).

MATARAM - Gelaran festival layang-layang kembali digelar di Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, melibatkan ratusan peserta yang menerbangkan layang-layang berbagai jenis dan ukuran menghiasi langit wilayah tersebut.

"Ada 161 peserta yang mengikuti festival layangan. Mereka berasal dari Pulau Lombok, Bali, hingga Jawa, namun peserta paling banyak dari Mataram," kata Ketua Panitia Festival Layangan I Gede Galang Intaran di Mataram, Minggu.

I Gede menuturkan festival layang-layang diinisiasi oleh Aliansi Pemuda Hindu Lombok dan telah digelar untuk ketiga kalinya dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Mataram ke-31.

Lokasi penyelenggaraan berlangsung di kawasan bekas Bandara Salaparang yang berada di Kecamatan Ampenan, sehingga aman dari lalu-lintas kendaraan bermotor dan penerbangan udara.

Sebanyak tujuh jenis layang-layang terbang melayang dalam festival tersebut, di antaranya layangan naga, layangan bebean, layangan celepukairbrush, hingga layangan kreasi.

Pihak panitia memberikan waktu 10 menit kepada setiap peserta untuk menerbangkan layang-layang dan menunjukkan kekompakan para penerbang.

"Kami berharap ajang festival layang-layang bisa terus hadir agar bisa mendongkrak ekonomi masyarakat lokal dan mempromosikan pariwisata di Nusa Tenggara Barat," kata I Gede.

Pemerintah Kota Mataram menyambut baik festival layang-layang yang dibuat oleh para pemuda Hindu. Ajang itu menjadi bukti kekompakan generasi muda di tengah kemajemukan agama, sosial, dan budaya yang dianut penduduk Mataram.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Mataram Cahaya Samudera mengatakan pemerintah mengupayakan festival layang-layang masuk ke dalam kalender pariwisata daerah agar menjadi panduan bagi para turis yang hendak berkunjung ke Mataram.

"Festival layang-layang sangat representatif membangkitkan ekonomi masyarakat. Pariwisata menjadi pemicu yang mendongkrak perekonomian," kata Cahaya.

Pemerintah Kota Mataram berkomitmen menjadikan kawasan bekas Bandara Salaparang sebagai lokasi olahraga udara yang bisa dimanfaatkan untuk kegiatan paralayang, paramotor, dan layang-layang.

Cahaya mengatakan pemerintah akan meneken nota kesepahaman atau MoU dengan PT Angkasa Pura untuk mengelola bekas bandara tersebut sebagai destinasi baru bagi masyarakat dan wisatawan di Mataram.

"Walikota Mataram sudah mengagendakan MoU dengan PT Angkasa Pura untuk mengelola bekas bandara itu. Bekas Bandara Salaparang adalah simbol Kota Mataram yang pernah membesarkan Kota Mataram dan menjadi tempat yang penuh legenda," pungkasnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...

BPJS Kesehatan Edukasi Polda Kepri Terkait Program JKN

39 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Rona
6 Drama Korea Baru yang Waj...
Daerah
Bus Transjateng Akan Tambah...

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

1.5 jam yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.