Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kemkomdigi Beri Penghargaan untuk Kota Madiun Atas Inovasi PSC

📅 Rabu, 27 Agu 2025, 18:44 WIB | Oleh:
Kemkomdigi Beri Penghargaan untuk Kota Madiun Atas Inovasi PSC Doc: ANTARA/HO-Diskominfo Kota Madiun
Ket. Wali Kota Madiun Maidi (dua dari kiri) didampingi Wakil Wali Kota Madiun Bagus Panuntun (tiga dari kiri), Sekda Kota Madiun Soeko (kiri), dan Kepala Diskominfo Noor Aflah (kanan) menerima penghargaan Smart City dari Kementerian Komunikasi dan Digital RI.

MADIUN - Pemerintah Kota Madiun, Jawa Timur mendapat penghargaan dari Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) untuk kategori Smart Branding atas konsistensinya menjalankan program Smart City dengan inovasi Pahlawan Street Center (PSC).

Piagam penghargaan diserahkan Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid kepada Wali Kota Madiun Maidi di Hotel Tentrem Yogyakarta.

"Alhamdulillah, kita mendapat penghargaan Smart City. Ini bukti kalau kita fokus dan konsisten," ujar Wali Kota Maidi dalam keterangannya di Madiun, Rabu (27/8).

Kota Madiun berhasil menjadi perhatian nasional dengan menyuguhkan inovasi pembangunan kawasan PSC. Jalan Pahlawan yang dulunya biasa saja dibangun menjadi ikon baru hingga mampu menjadi daya tarik wisata dan PSC kini menjadi brand Kota Pendekar Madiun.

Upaya pembangunan branding PSC Kota Madiun di bawah kepemimpinan Wali Kota Maidi itu dinilai sangat inovatif. Apalagi, pembangunan Kota Madiun tersebut berangkat dengan APBD yang tidak terlalu besar jika dibandingkan dengan kota-kota lain yang juga peraih penghargaan serupa.

Diraihnya penghargaan tersebut sekaligus menjadi bukti bahwa Kota Madiun mampu bersaing dengan kota-kota besar lain di Tanah Air, seperti Bandung, Semarang, dan Surabaya.

Adapun APBD Kota Semarang diketahui mencapai 5,6 triliun rupiah, APBD Kota Bandung 7,8 triliun rupiah, dan APBD Kota Surabaya mencapai 10,9 triliun rupiah. Sementara APBD Kota Madiun hanya 1,2 triliun rupiah.

Dalam program serupa, Smart City, Kota Bandung meraih penghargaan kategori Smart Governance, Kota Semarang meraih kategori Smart Economy, dan Kota Surabaya meraih kategori Smart Environment.

Maidi mengatakan besarnya APBD tidak menjamin keberhasilan jika perencanaan tidak fokus. Menurut dia, Kota Madiun bisa terus melaju karena memiliki skala prioritas yang jelas, baik jangka pendek maupun jangka panjang.

"Target ke depan kita harus bisa nomor satu. Prestasi itu bukan semata karena dana yang besar, tapi karena inovasi program yang masuk dalam skala prioritas," katanya.

Dengan hasil tersebut, Maidi optimistis Kota Madiun semakin mengukuhkan diri sebagai kota yang terus berinovasi, sekaligus memperkuat posisinya di kancah nasional melalui branding PSC sebagai ikon baru. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Diserang Rudal Iran, Bandar...
Luar Negeri
Warga Singapura Makin Panja...
Luar Negeri
Disapu Topan Jangmi, 23 War...

Babel Gatiskan 6.000 Sertifikat Halal

48 menit yang lalu | Sujar

Daerah
Babel Gatiskan 6.000 Sertif...
Luar Negeri
Bandara Dihantam Rudal, Kuw...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.