Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kemenhub: Bus Diprediksi Jadi Moda Transportasi Umum Terpadat saat Mudik

📅 Senin, 16 Mar 2026, 22:20 WIB | Oleh:
Kemenhub: Bus Diprediksi Jadi Moda Transportasi Umum Terpadat saat Mudik Doc: RRI/Zahrotin Aljannah
Ket. Direktur Prasarana Transportasi Jalan Ditjen Perhubungan Darat, Toni Taulan

JAKARTA – Pemerintah memprediksi bus menjadi moda transportasi umum dengan jumlah penumpang tertinggi saat mudik Lebaran 2026. Jumlah pengguna bus diperkirakan mencapai puluhan juta orang.

Direktur Prasarana Transportasi Jalan Ditjen Perhubungan Darat, Toni Taulan, mengatakan pemantauan masih berlangsung. Namun bus diprediksi menjadi moda transportasi umum paling diminati.

“Pantauan kami selama tiga hari ini menunjukkan penggunaan moda bus cukup tinggi. Jumlah pengguna bus diperkirakan mencapai sekitar 23 juta orang,” ujar Toni saat ditemui di kantor Kementerian Perhubungan, Jakarta, Senin (16/3).

Ia menjelaskan, berdasarkan survei nasional, mobil pribadi masih menjadi moda transportasi paling banyak digunakan masyarakat. Pengguna mobil diperkirakan mencapai lebih dari 76 juta orang.

Selain mobil pribadi, sepeda motor juga diperkirakan digunakan oleh puluhan juta masyarakat. Meski demikian, moda lain seperti kapal, pesawat, dan kereta tetap diminati pemudik.

“Setelah bus, ada juga kapal penyeberangan, pesawat udara, dan kereta api. Data ini menjadi dasar perencanaan transportasi selama mudik,” ujar dia.

Lonjakan mobilitas masyarakat saat mudik Lebaran tersebut diperkirakan meningkatkan volume kendaraan di jalur tol utama. Pemerintah memprediksi puncak arus mudik terjadi pada 18 hingga 9 Maret 2026, sehingga waktu tempuh berpotensi lebih panjang.

Pengendara mobil diimbau beristirahat setiap dua hingga tiga jam selama perjalanan mudik. Langkah ini penting untuk menjaga konsentrasi serta mengurangi risiko kelelahan di jalan.

Pemudik dapat memanfaatkan fasilitas Selasar Fastron yang tersedia di sejumlah jalur tol strategis. Salah satunya berada di rest area KM 57 Tol Jakarta–Cikampek.

Fasilitas tersebut menyediakan ruang istirahat berpendingin udara serta layanan pemeriksaan kesehatan ringan. Tersedia pula area bermain anak serta pembagian takjil dan sahur gratis bagi pemudik.

Direktur Utama PT Pertamina Lubricants, Sigit Pranowo, mengatakan fasilitas ini menjadi titik penting bagi pengemudi memulihkan stamina. Ia menilai keberadaan Selasar Fastron membantu pemudik tetap bugar selama perjalanan jauh.

“Kami memahami banyak masyarakat mudik dengan mobil dan perjalanan perjalanan jauh di tengah lalu lintas padat. Kehadiran Selasar Fastron ini diharapkan menjadi tempat singgah pemudik agar dapat melanjutkan perjalanan dengan lebih segar dan aman,” ujar dia dalam keterangan pers di Jakarta, Senin.

Ia menambahkan perjalanan panjang di tengah lalu lintas padat membuat kendaraan bekerja lebih keras. Kondisi ini terutama terjadi di jalur tol KM 57 yang menjadi salah satu titik padat kendaraan.

Menurut dia kondisi oli mesin menjadi faktor penting dalam perjalanan jauh. Oli membantu menjaga suhu mesin tetap stabil sekaligus melindungi komponen kendaraan dari sirkulasi berlebih.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Disapu Topan Jangmi, 23 War...

Babel Gatiskan 6.000 Sertifikat Halal

36 menit yang lalu | Sujar

Daerah
Babel Gatiskan 6.000 Sertif...
Luar Negeri
Bandara Dihantam Rudal, Kuw...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.