Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kemendagri Mengapresiasi Papua Tengah dalam Melaksanakan Peta Jalan Pembangunan

📅 Kamis, 01 Mei 2025, 16:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kemendagri Mengapresiasi Papua Tengah dalam Melaksanakan Peta Jalan Pembangunan Doc: ANTARA
Ket. Dirjen Otda Kemendagri Akmal Malik saat Kunker Komisi II DPR RI dalam Rangka Evaluasi DOB di Papua Tengah di Timika, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Kamis (1/5/2025).

JAKARTA – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mengapresiasi kinerja Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah dalam menjalankan 12 agenda utama peta jalan (roadmap) percepatan pembangunan Daerah Otonom Baru (DOB).

Direktur Jenderal (Dirjen) Otonomi Daerah (Otda) Kemendagri, Akmal Malik, dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (01/5), mengatakan dari empat DOB di Papua, Provinsi Papua Tengah, dinilai paling progresif dalam merealisasikan agenda tersebut.

“Dari 12 agenda utama roadmap terhadap empat daerah otonom itu, saya melihat yang paling progresif adalah Papua Tengah,” kata Akmal dalam sambutannya pada Kunker Komisi II DPR RI dalam Rangka Evaluasi DOB di Papua Tengah di Timika, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Kamis (01/5).

Lebih lanjut, dia menegaskan upaya penyelesaian peta jalan pembangunan menunjukkan komitmen jajaran Pemprov Papua Tengah dalam mempercepat pembangunan. Ia meyakini pihak-pihak yang terlibat telah menunjukkan kinerja terbaik.

“Kami bersyukur, aktor-aktor yang menjadi leading system hadirnya Provinsi Papua Tengah, sudah bekerja dengan sangat bagus,” ujarnya.

Kendati demikian, meskipun progres pelaksanaan peta jalan tergolong baik, masih terdapat dua agenda utama yang perlu segera diselesaikan Pemprov Papua Tengah. Dua agenda tersebut adalah kesiapan sarana dan prasarana pemerintahan serta pengisian anggota DPRP melalui mekanisme pengangkatan.

Adapun untuk pengisian DPRP dimaksud saat ini Menteri Dalam Negeri (Mendagri) telah menerbitkan Surat Keputusan (SK) pengesahan. Meski begitu, hingga kini pelantikan terhadap anggota terpilih belum terlaksana.

Akmal menegaskan kehadiran Kemendagri dan Komisi II DPR RI bertujuan memberikan ruang bagi Pemprov Papua Tengah untuk menjelaskan berbagai upaya penyelesaian peta jalan tersebut.

Langkah ini merupakan bagian dari ikhtiar untuk menyukseskan pelaksanaan otonomi khusus (otsus) di Papua Tengah. Tak hanya Papua Tengah, Kemendagri bersama Komisi II DPR RI juga akan mengunjungi DOB lainnya di Papua.

“Sesuai dengan kesepakatan kita dari Jakarta, untuk memberikan ruang kepada Pak Gubernur dan jajaran menyampaikan apa saja yang berkaitan dengan penyiapan sarana dan prasarana pemerintahan yang masih dalam progres,” jelas Akmal.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Zulfikar Arse Sadikin, mengamini bahwa pihaknya ingin mendengar lebih banyak dari Pemprov Papua Tengah terkait dengan progres pembangunan di daerah tersebut. Hal ini termasuk persoalan yang dihadapi guna menemukan solusi penyelesaian.

“Agar kita bisa menindaklanjuti nanti pada saat (rapat di) DPR RI untuk mengatasi apa (kendala) yang berlangsung di Papua Tengah,” tambah Zulfikar.

Sebagai informasi, pertemuan tersebut dihadiri oleh sejumlah anggota Komisi II DPR RI, antara lain Kamarudin Watubun, Esthon L. Foenay, Longki Djanggola, Fauzan Khalid, Eka Widodo, dan Ateng Sutisna. Turut hadir Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa, sejumlah bupati se-Papua Tengah, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Papua Tengah, serta pejabat dan pihak terkait lainnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Babel Gatiskan 6.000 Sertifikat Halal

16 menit yang lalu | Sujar

Daerah
Babel Gatiskan 6.000 Sertif...
Luar Negeri
Bandara Dihantam Rudal, Kuw...
Daerah
SPMB 2026 Bengkulu Tanpa Ti...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.