Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kasihan Nasib Mereka Ini, Pekanbaru Belum Bersedia Terima 13 Pengungsi Rohingya

📅 Senin, 18 Des 2023, 22:53 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kasihan Nasib Mereka Ini, Pekanbaru Belum Bersedia Terima 13 Pengungsi Rohingya Doc: ANTARA/Frislidia
Ket. Sebanyak 13 pengungsi asal Rohingya yang gagal diserahkan ke Kepala Kesbangpol Pekanbaru, karena pejabat dan staf Kesbangpol tidak dijumpai di kantor Kesbangpol tenayan Raya pekanbaru sehingga Tim Satgas PPLN membawa pengungsi untuk ditempatkan sementara di dua penampungan yakni Orchid dan Siak Resort di Pekanbaru, Senin (18/12) malam.

Pekanbaru - Kesbangpol Pekanbaru belum bersedia menerima proses penyerahan sebanyak 13 pengungsi Rohingya saat Tim Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Pengungsi dari Luar Negeri (PPLN) melakukan penyerahan para pengungsi tersebut seharusnya di Tenayan, Senin (18/12) sore.

"Pada Senin (18/12) sore Tim Satgas PPLN Kota Pekanbaru sudah mengantar pengungsi ke Kantor Kesbangpol Pekanbaru, namun saat sudah berada di kantor tersebut, ternyata tidak ada penjabat atau staf yang menerima petugas dan pengungsi itu sehingga kami memutuskan menempatkan sementara di dua penampungan di Pekanbaru itu," kata Kepala Seksi Registrasi, Administrasi dan Pelaporan Rudenim Pekanbaru, Ungky di Pekanbaru, Senin.

Menurut Ungky, Kepala Kesbangpol Kota Pekanbaru adalah Ketua pelaksana Harian Satuan Tugas Penanganan pengungsi dari luar negeri (Satgas PPLN) Kota Pekanbaru.

Seperti perintah dari Kepala Rudenim Panogu H.D Sitanggang, Ungky bersama sejumlah petugas Rudenim, didampingi Binda Pekanbaru, dan Kanit 4 Sat Intelkam Polrestas Pekanbaru Iptu Putra Adin mengantarkan 13 pengungsi tersebut pada ke dua tempat penginapan sementara itu yakni Orchid dan Siak Resort.

"Berdasarkan alasan kemanusiaan, keselamatan dan keamanan maka mereka diinapkan sementara di dua tempat penampungan tersebut," kata Ungky lagi.

Kepala Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Pekanbaru, Panogu H.D. Sitanggang mengatakan ke-13 orang Rohingya tersebut telah berada di Kota Pekanbaru pada Rabu (13/12) pukul 22.00 WIB di halaman Masjid Al-Ikhlas, RT 03/RW 06, Kelurahan Maharatu, Kecamatan Marpoyan Damai.

"Karena adanya penolakan dari warga sekitar maka ke-13 orang Rohingya tersebut diamankan oleh pihak Polsek Bukit Raya dan Polresta Pekanbaru di Sekitaran MTQ Pekanbaru Jl. Jenderal Sudirman Pekanbaru," katanya.

Pada Kamis (14/12) lalu, telah dilaksanakan penyerahan sebanyak 13 orang asing Warga Negara Myanmar etnis Rohingya dari Polisi Resor Kota.

Pekanbaru kepada Rudenim Pekanbaru yang terdiri dari dua keluarga berjumlah 9 orang dan 4 orang single dengan data mereka adalah Iman Hossain (lk), Sabakur Nahar (Pr), Yasmin Tara Begum (pr), Julekha Bibi (pr), Shohida (pr) merupakan satu keluarga.

Selain itu Nurujjaman (lk), Laila Begum (pr), Ashiqara (pr), Mohammad Ayuf Khan (lk) juga satu keluarga. Sedangkan yang masih lajang (single) adalah Josim Mudin (lk), Mohammad Fori Alam (lk), Mohammad Sadak (lk), dan Samsul Alam (lk).

Berikutnya berdasarkan hasil keputusan bersama rapat Satgas PPLN Kota Pekanbaru, ke-13 orang WN Myanmar (Rohingya) dititipkan sementara di Rumah Detensi Imigrasi Pekanbaru sampai menunggu hasil verifikasi oleh Perwakilan United Nations High Commissioner for Refugees (UNHCR) Pekanbaru.

Setelah dilaksanakan pendataan identitas oleh Petugas Rumah Detensi Imigrasi Pekanbaru dan proses verifikasi oleh Perwakilan United Nations High Commissioner for Refugees (UNHCR) Pekanbaru pada Jumat (15/12) dikonfirmasi bahwa ke-13 WNA tersebut telah teregister sebagai Pencari Suaka pada United Nations High Commissioner for Refugees (UNHCR) Indonesia.

"Sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 125 Tahun 2016 Pasal 24 (1) dan Pasal 25 (1), Rumah Detensi Imigrasi Pekanbaru akan membawa dan menempatkan 13 orang asing Warga Negara Myanmar Etnis Rohingya kepada Kepala Kesbangpol Kota Pekanbaru selaku Pejabat yang ditunjuk sebagai Ketua Pelaksana Harian Satgas PPLN Kota Pekanbaru, namun kami tidak menjumpai pejabat Kesbangpol Pekanbaru tersebut," kataPonagu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Taman Safari Prigen Perkena...
Ekonomi
Rupiah Tembus Rp18.000 per ...
Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.