Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kamera Sekali Pakai yang Angkat Kehidupan Tunawisma di Eropa

📅 Sabtu, 18 Nov 2023, 02:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kamera Sekali Pakai yang Angkat Kehidupan Tunawisma di Eropa Doc: AFP/Attila KISBENEDEK
Ket. Pameran Foto | Koordinator proyek Picture It!, Nora Bagdi (kanan), memasang gambar yang diambil para tunawisma di Eropa Tengah jelang dibukanya pameran foto internasional di Budapest, Hongaria, pada 27 Oktober lalu. Foto-foto yang dipasang di pameran ini merupakan karya jepretan kaum tunawisma di Republik Ceko, Hongaria, Polandia, dan Slovakia. 

Sebuah kamera sekali pakai ternyata bisa memberi asa bagi Daniel Skupio saat dia mengalihkan pikirannya dari narkoba dan alkohol serta membangun kehidupan baru. Sambil duduk di atas meja yang dipenuhi foto-foto analog, pria berusia 27 tahun ini menjadi sorotan berkat proyek memotret suasana di Eropa Tengah melalui sudut pandang tunawisma.

Foto itu memperlihatkan sepupu Skupio yang tengah merentangkan tangannya, tersenyum ke arah sinar matahari.

"Dia berdiri di atas tumpukan pasir dan saya memintanya berpose menghadap langit," ucap Skupio berbicara melalui giginya yang retak, melambangkan tahun-tahun kehidupannya yang sulit, kepada AFP.

"Warna gambarnya hitam dan putih, namun tetap menunjukkan momen kegembiraan, kebebasan," imbuh dia.

Skupio berpartisipasi dalam proyek Picture It!, sebuah inisiatif Eropa Tengah yang membagikan kamera sekali pakai kepada puluhan tunawisma di Polandia, Republik Ceko, Hongaria, dan Slovakia. Mereka mengabadikan segalanya mulai dari makanan bersama dan hewan peliharaan yang lucu hingga refleksi genangan air.

Foto Skupio turut dipajang di sebuah pameran di Budapest hingga 27 November mendatang, yang bertujuan untuk mengubah persepsi tentang tunawisma. Melalui proyek ini, setiap orang diberikan satu atau dua kamera sekali pakai dan sekitar tiga pekan untuk mengambil gambar.

Skupio adalah salah satu tunawisma yang paling senang mengikuti inisiatif ini. begitu antusiasnya, Skupio bisa kehabisan film hanya dalam hitungan beberapa hari saja.

Di masa lalu saat ia terpuruk, Skupio menenggak vodka, mengkonsumsi narkoba, berkelahi, atau tertidur dengan nyenyak. Namun selama enam tahun terakhir, Skupio sesudah insyaf dan kini aktivitasnya yaitu merawat kucing liar, belajar untuk mendapatkan ijazah sekolah menengah atas, menunggu untuk dipindahkan ke perumahan sosial, dan ia mengatakan proyek seperti Picture It! telah menjadi dorongan besar bagi upaya reformasi dirinya.

"Saya sangat bangga pada diri saya sendiri karena bisa bertahan. Mencari cara untuk menghabiskan waktu agar saya tidak terjebak lagi pada ide-ide bodoh," kata Skupio. "Saya adalah bukti nyata bahwa Anda bisa keluar dari apa pun. Anda bisa berhenti dari hal apa pun dan memulai hidup baru," tegas dia.

Tujuan dari inisiatif foto ini adalah untuk mengikis prasangka terhadap tunawisma dan untuk menunjukkan hal-hal positif yang cenderung tidak terlihat oleh orang lain.

"Sering kali orang-orang ini tidak mau mendengar atau melihat, atau bahkan ketika mereka terlihat, hal itu dianggap sangat negatif," kata koordinator proyek Picture It!, Nora Bagdi, kepada AFP. "Dan berdasarkan foto-foto tersebut, kita dapat melihat kehidupan pribadi mereka yang penuh warna dan cinta serta perjalanan keliling kota," tutur dia seraya menerangkan bahwa inisiatif ini dipelopori oleh Menhely Foundation, sebuah organisasi nirlaba Hongaria yang membantu para tunawisma, dan proyek ini telah didukung oleh International Visegrad Fund.

Beri Kelonggaran

Saat pertama kali penyelenggara membagikan kamera, beberapa peserta tunawisma sudah siap menghadapi tantangan. Yang lain merasa tidak punya apa-apa untuk ditawarkan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Pemutihan Pajak Kendaraan B...
Megapolitan
30 Rumah di Tanah Tinggi Ja...
Megapolitan
Dua WNA Ditemukan Meninggal...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.