Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

KAI Daop 2 Bandung Antisipasi Banjir dan Longsor di 88 Titik Rawan Jalur KA

📅 Sabtu, 16 Mar 2024, 13:26 WIB | Oleh: Tim Penulis
KAI Daop 2 Bandung Antisipasi Banjir dan Longsor di 88 Titik Rawan Jalur KA Doc: ANTARA/HO-Daop 2
Ket. Pemantauan titik rawan di jalur KA.

PURWAKARTA - PT KAI Daerah Operasi 2 Bandung melakukan antisipasi terhadap potensi gangguan perjalanan kereta api akibat bencana alam selama musim angkutan Lebaran 2024, dengan memantau secara khusus 88 titik rawan jalur kereta api.

Executive Vice President Daop 2 Bandung Takdir Santoso dalam keterangan yang diterima di Purwakarta, Sabtu (16/3), menyampaikan bahwa masa angkutan lebaran tahun ini sudah ditetapkan selama 22 hari, mulai 31 Maret sampai 21 April.

Untuk memastikan prasarana siap dilewati seluruh kereta api, KAI Daop 2 Bandung siaga dengan memetakan daerah pemantauan khusus di lintas wilayah kerjanya. Daerah pemantauan khusus ini merupakan titik-titik rawan jalur kereta api.

Takdir Santoso menyebutkan setidaknya terdapat 88 titik daerah pemantauan khusus di wilayah Daop 2 Bandung. Dari jumlah itu, sebanyak 45 titik diantara rawan longsor, 11 titik rawan banjir, 19 titik rawan amblesan/tanah labil, dan 13 titik bangunan rawan.

"Kami melakukan upaya-upaya pencegahan potensi gangguan perjalanan kereta api sepanjang musim Lebaran tahun ini," katanya.

Upaya yang dilakukan, di antaranya pencegahan bencana banjir melalui kegiatan normalisasi saluran jalan kereta api dari tumpukan sampah. Kemudian, mengatasi pendangkalan saluran, perkuatan tubuh jalan kereta api dengan pancangan dari rel bekas dan bronjong.

Selanjutnya, juga dilakukan penanaman pohon akar wangi sebanyak5.000 pohon untuk mencegah bencana longsor, serta penempatan alat material untuk siaga di 14 titik. Di antaranya di Stasiun Cibungur, Purwakarta, Cibeber, Rendeh, Padalarang, Cimahi, Bandung, Kiaracondong, Cicalengka, Cibatu, Ciawi, Tasikmalaya, dan Banjar.

Alat material untuk siaga ini adalah alat bantu darurat yang terdiri atasbatu balas, bantalan rel, pasir, karung, besi (untuk jembatan), alat penambat rel dan alat siaga lainnya. Persiapan tersebut untuk tindakan cepat ketika terjadi gangguan.

Jadi, alat material untuk siaga disiapkan untuk mengantisipasi terjadinya bencana banjir dan ambles di titik rawan.

"Kami juga menerjunkan petugas dari Daop 2 Bandung untuk melakukan pemantauan di lokasi rawan, sebanyak 32 petugas dan menambah petugas penilik jalur ekstra sebanyak 60 petugas," kata Takdir.

Ia mengatakan upaya itu dilakukan untuk mendukung masa angkutan Lebaran tahun ini agar berjalan aman dan lancar. Sebab masa angkutan Lebaran tahun 2024 akan ada perjalanan 164 kereta.

Rinciannya, perjalanan KA Antar-Kota sebanyak 44 KA, perjalanan KA Perkotaan sebanyak enam KA, KA Tambahan Lebaran sebanyak 14 KA, KA Feeder KCJB sebanyak 44, dan KA Perkotaan KAI Commuter sebanyak 56 KA.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Operasi uji emisi kendaraan di Tangerang

21 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
Megapolitan
Pemkot Jakut Vaksinasi Ribu...
Ekonomi
Industri sepatu rumahan kua...

Pelaksanaan program penghapusan bentor

26 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Pelaksanaan program penghap...
Megapolitan
Pemprov DKI gelar program o...
Megapolitan
Jelang Pertunjukkan Teater ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.