Nasional Mondial Ekonomi Megapolitan Olahraga Rona The Alun-Alun Kupas Splash Wisata Perspektif Wawancara Foto Video Infografis

Kabar Gembira, Wali Kota Makassar: Inovasi Appakabaji UMKM Masuk Nominasi Penghargaan

Foto : ANTARA/HO/Pemkot Makassar

Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto saat memaparkan inovasi Dinas Koperasi dan UMKM Makassar yakni Appakabaji UMKM yang terintegrasi dengan program Lorong Wisata kepada tim penilai PPD 2024 di Makassar, Sabtu (24/2/2024).

A   A   A   Pengaturan Font

Makassar - Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto mengatakan inovasi dari Dinas Koperasi dan UKM yakni Appakabaji UMKM berhasil masuk nominasi Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) Tahap II bersama 12 kabupaten dan kota di Sulawesi Selatan.

"Tahun ini, kita mengikutkan Appakabaji UMKM yang merupakan inovasi Dinas Koperasi dan UKM dalam penilaian PPD tingkat provinsi," ujarnya di Makassar, Sabtu.

Danny, sapaan akrab Ramdhan Pomanto mengatakan keunggulan Appakabaji UMKM ini karena programnya terintegrasi langsung dengan Lorong Wisata (Longwis) yang juga diikutkan di PPD 2023.

Inovasi Appakabaji melalui Inkubator Center lahir untuk memperbaiki ekosistem dan kualitas produk UMKM yang ada di Makassar.

"Terkhusus lagi UMKM di Lorong Wisata, itu kita inkubasi sehingga tidak lagi menjadi UMKM biasa tapi sudah menjadi startup lorong," kata dia.

Danny Pomanto menjelaskan alur kerja program Appakabaji dimulai dari Tim Enumenator turun ke lapangan melakukan pendataan pelaku UMKM di 153 kelurahan.

Data itu kemudian dimasukkan ke dalam laman website aplikasi Sistem Informasi Data Usaha Mikro Kecil Menengah dan Koperasi (SidatuMiciko).

Sebelum masuk di Inkubator Center atau tahap inkubasi, pelaku UMKM melewati tahapan pra inkubasi atau kurasi klasifikasi.

"Kita juga ada 143 kontainer terpadu (konter) dan ini menjadibagian penting dalam pengembangan UMKM. Ada 21 konten di situ yang kita layani dan menjadi jembatan pelayanan publik yang terbaru. Di situ lah tempat konsultasi awal, terkhusus soal legalitas," tuturnya.

Pelaku UMKM yang lolos ke tahap inkubasi akan mengikuti pelatihan dan konsultasi di Inkubator Center, dan terakhir adalah tahap akselerasi atau akses perbankan, pemasaran hingga partnership sehingga bisa menjadi kelompok bisnis yang kuat atau reselient.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Muhammad Rheza menjelaskan Appakabaji adalah serangkaian kegiatan yang dilakukan guna untuk meng-upgrade produk UMKM.

"Kami tidak sekadar menunggu, tapi kami jemput bola sekaligus mendata pelaku UMKM," ungkap Rheza.

Berdasarkan data Dinas Koperasi dan UKM, ada 2.162 UMKM yang masuk di tahap pra-inkubasi. Namun setelah dilakukan kurasi klasifikasi hanya 510 UMKM yang lolos ke tahap inkubasi, dan 113 yang sampai ke tahap akselerasi.

"Jadi 113 UMKM ini yang ibaratnya sekolah sudah lulus dan siap bersaing di luar. Bahkan ada yang sudah terdaftar di e-katalog," tuturnya.

Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Makassar Andi Zulkifli Nanda berharap Makassar bisa lolos mewakili Pemprov Sulsel untuk PPD tingkat nasional.

Apalagi tahun lalu, Kota Makassar dengan inovasi Lorong Wisata menduduki peringkat empat PPD tingkat nasional. Sehingga diharapkan Appakabaji mampu melebihi prestasi yang telah diraih tahun lalu.

"Appakabaji ini inovasi Dinas Koperasi dan UKM, mudah-mudahan dengan hadirnya Appakabaji ini kita masuk dan menjadi juara nasional PPD. Itu target kita," harap Andi Zulkifli Nanda.


Redaktur : Marcellus Widiarto
Penulis : Antara

Komentar

Komentar
()

Top