Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Jepang Kembali Buang Air Limbah PLTN Fukushima ke Laut

📅 Kamis, 05 Okt 2023, 14:50 WIB | Oleh:
Jepang Kembali Buang Air Limbah PLTN Fukushima ke Laut Doc: Kyodo
Ket. Foto udara yang diambil pada Agustus 2023 menunjukkan pembangkit listrik tenaga nuklir Fukushima Daiichi milik Tokyo Electric Power Company Holdings Inc. yang lumpuh di Prefektur Fukushima.

TOKYO - Putaran kedua pembuangan air radioaktif yang telah diolah dari pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) Fukushima Daiichi yang rusak ke laut dimulai pada Kamis (5/10), kata operator pembangkit listrik tersebut.

Diberitakan Kyodo News, Tokyo Electric Power Company (Tepco) Holdings Inc. berencana mengeluarkan sekitar 460 ton air olahan per hari sekitar 1 kilometer lepas pantai melalui terowongan bawah air selama kurang dari tiga minggu.

Ini adalah putaran kedua dari empat putaran yang akan dilakukan pada akhir Maret mendatang untuk melepaskan total sekitar 31.200 ton air tersebut, dengan jumlah total tritium diperkirakan sekitar 5 triliun becquerel, kurang dari seperempat dari total tritium. batas tahunan sebesar 22 triliun becquerel.

Tepco akan membuang 1,34 juta ton air atau sekitar 98 persen dari kapasitas penyimpanan, yang dikumpulkan di lebih dari 1.000 tangki di pembangkit listrik selama tiga dekade mendatang.

Perusahaan utilitas tersebut mengatakan pada Rabu (4/10) bahwa tingkat konsentrasi tritium dalam air yang diolah, yang diencerkan dengan air laut, adalah 87 becquerel per liter, jauh di bawah 1.500 becquerel, yang merupakan seper-40 dari konsentrasi yang diizinkan berdasarkan standar keselamatan Jepang.

Tidak ada tingkat abnormal tritium dan zat radioaktif lainnya yang terdeteksi dalam sampel air laut atau ikan yang dikumpulkan dari sekitar pembangkit listrik tenaga nuklir sejak putaran pertama pembuangan yang berlangsung dari 24 Agustus hingga 11 September, menurut pemantauan pihak berwenang Jepang, Tepco, dan Badan Energi Atom Internasional (IAEA).

Namun, beberapa negara, seperti Tiongkok dan Rusia, serta nelayan lokal di Prefektur Fukushima mengkritik keputusan pemerintah Jepang.Beijing berulang kali mendesak Jepang untuk menghentikan rencana tersebut, dengan mengatakan bahwa tinjauan keselamatan IAEA bukan merupakan "lampu hijau" untuk membuang "air yang terkontaminasi nuklir" ke laut.

IAEA secara efektif mendukung keamanan pembuangan melalui proses pengolahan yang menghilangkan sebagian besar radionuklida kecuali tritium. Badan pengawas nuklir PBB mengatakan hal itu sejalan dengan standar keselamatan global dan akan memiliki dampak yang "dapat diabaikan" terhadap manusia dan lingkungan.

Sebaiknya Anda baca juga:

Tiongkok memberlakukan larangan menyeluruh terhadap impor makanan laut Jepang setelah pembuangan putaran pertama. Jepang telah mendesak Beijing untuk mencabut larangan tersebut dan terlibat dalam diskusi berbasis bukti ilmiah dengan para ahli dari kedua negara sambil membantu industri perikanan dalam negeri mengurangi dampaknya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.