Jelang Imlek, Menpar Tinjau Kesiapan Destinasi Wisata di Semarang
📅 Kamis, 12 Feb 2026, 08:32 WIB | Oleh: Lili Lestari
Doc: Kementerian Pariwisata
JAKARTA - Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana meninjau kesiapan sejumlah destinasi wisata di Semarang, Jawa Tengah dalam rangka menyambut perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili.
“Momentum Imlek bukan sekadar perayaan keagamaan, melainkan penggerak roda perekonomian masyarakat. Kita ingin memastikan destinasi siap menyambut wisatawan dengan pelayanan yang aman, nyaman, dan berkualitas," kata Widiyanti dalam keterangan resmi yang dikonfirmasi di Jakarta, Rabu.
Dalam kunjungannya pada Selasa (10/2), Widiyanti didampingi Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti meninjau Kelenteng Sam Poo Kong yang merupakan salah satu cagar budaya sekaligus destinasi wisata sejarah yang menjadi pusat perayaan Imlek di Semarang.
Widiyanti menyebut Sam Poo Kong sebagai simbol akulturasi budaya yang luar biasa. Ia berharap perayaan Imlek tahun ini harus menjadi potret pariwisata Indonesia yang inklusif, tertata, dan membanggakan,” katanya.
Menanggapi hal itu, Pembina Yayasan Kelenteng Agung Sam Poo Kong Mulyadi Setiakusuma menjelaskan pihaknya telah menyiapkan pesta budaya yang memadukan unsur budaya Jawa, Tionghoa, dan budaya nasional.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pesta budaya tersebut akan digelar pada 15 Februari 2026 dan dapat dinikmati masyarakat secara gratis.
Tinjauan dilanjutkan ke Lawang Sewu yang menjadi destinasi wisata warisan budaya yang menjadi ikon Kota Semarang sekaligus lokomotif penguatan wisata sejarah dan edukasi.
Di sana Widiyanti meninjau setiap sudut bangunan yang dikenal dengan sebutan “seribu pintu”, termasuk ruang immersive yang menghadirkan pengalaman digital modern melalui proyeksi visual futuristik tentang sejarah Kereta Api Indonesia.
Sebaiknya Anda baca juga:
Atraksi ini sejalan dengan program Tourism 5.0 Kementerian Pariwisata yang mendorong penguatan layanan dan pengalaman wisata berbasis digital.
“Lawang Sewu adalah ikon pariwisata yang sarat nilai sejarah. Melalui koridor immersive, pengunjung dapat mengenal sejarah Kereta Api Indonesia dan nilai perjuangan bangsa secara lebih hidup dan interaktif,” ucap Widiyanti.
Direktur Komersial KAI Wisata Hetty Herawati menambahkan Lawang Sewu menghadirkan berbagai atraksi, seperti pertunjukan barongsai dan pembagian angpau, yang diharapkan dapat memperkaya pengalaman wisata sekaligus memperkuat daya tarik destinasi.
Pihaknya juga menyiapkan pemandu wisata yang siap menjelaskan sejarah dan keunikan Lawang Sewu secara komprehensif kepada pengunjung.
“Kami ingin setiap pengunjung tidak hanya datang berfoto, tetapi juga memahami nilai sejarah dan inspirasi yang terkandung di dalamnya. Harapannya, mereka pulang membawa pengalaman yang bermakna dan membagikannya kepada lebih banyak orang,” ucapnya.
Hal lain yang disiapkan yakni memastikan aspek keamanan, kenyamanan, dan kebersihan fasilitas guna mengantisipasi lonjakan pengunjung selama musim libur.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!