Jateng Berperan Sentral Kelancaran Arus Lebaran
📅 Selasa, 24 Feb 2026, 03:07 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: Antara
JAKARTA - Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi menegaskan, Jawa Tengah (Jateng) memiliki peran sentral dalam menjaga kelancaran pergerakan masyarakat di Pulau Jawa selama periode angkutan Lebaran 2026, mengingat posisinya sebagai jalur utama lintas provinsi.
“Jawa Tengah memiliki peran sentral dalam menjaga kelancaran pergerakan di Pulau Jawa selama angkutan Lebaran,” kata Menhub dalam Rapat Koordinasi Kesiapan Penyelenggaraan Angkutan Lebaran Tahun 2026 di Semarang sebagaimana keterangan di Jakarta, kemarin.
Dia menyampaikan, Jawa Tengah merupakan simpul utama pergerakan pemudik di Pulau Jawa hingga nasional, baik sebagai daerah asal, daerah tujuan, maupun daerah lintasan arus mudik dan arus balik.
Untuk itu, Menhub mendorong adanya sinergi Kementerian Perhubungan, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan Komisi V DPR RI dalam memastikan penyelenggaraan angkutan Lebaran 2026 berjalan aman, selamat, lancar, dan terkendali.
Dia menekankan, pentingnya kesiapan infrastruktur, pengaturan lalu lintas, manajemen simpul transportasi, serta dukungan masyarakat menjadi faktor yang sangat menentukan keberhasilan angkutan Lebaran.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Ada sejumlah isu yang berpotensi mempengaruhi pergerakan masyarakat selama angkutan Lebaran 2026 khususnya di kawasan Jawa Tengah. Diantaranya potensi kemacetan terutama di lokasi wisata, adanya perlintasan sebidang, hingga adanya titik rawan bencana,” ujar Menhub.
Dudy juga menjelaskan, adanya kebijakan flexible working arrangement (FWA), pengaturan angkutan barang, serta adanya program mudik gratis yang bertujuan memperlancar perjalanan masyarakat.
Ia menyebutkan, berdasarkan Survei Potensi Pergerakan Angkutan Lebaran 2026, Jawa Tengah merupakan provinsi tujuan favorit pertama nasional dengan perkiraan jumlah orang bergerak mencapai 38,71 juta.
Sebaiknya Anda baca juga:
Di sisi lain, Jawa Tengah juga merupakan salah satu provinsi asal favorit nasional sebesar dengan potensi pergerakan sebanyak 16,57 juta orang. Adapun kabupaten/kota di Jawa Tengah mendominasi tujuan favorit nasional karena merupakan daerah asal bagi masyarakat perantau seperti Kabupaten Kebumen dengan prakiraan pergerakan masyarakat sebesar 867.000 orang.
Menhub menyebut, wilayah Jawa Tengah merupakan wilayah dengan simpul transportasi terpadat, terutama pada simpul transportasi perkeretaapian dan darat.
Memasuki masa angkutan Lebaran, Kementerian Perhubungan juga memberikan perhatian khusus terhadap potensi gangguan jalur kereta api akibat banjir di Jawa Tengah yang merupakan koridor utama pergerakan penumpang.
Untuk itu, Kemenhub bersama PT Kereta Api Indonesia (Persero), telah menyiagakan patroli dan petugas 24 jam pada titik rawan, melakukan normalisasi drainase dan penguatan prasarana, menyiapkan material tanggap darurat, serta menyusun skema rekayasa operasi.
Tekankan Keselamatan
Sementara itu, Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol. Agus Suryonugroho menekankan keselamatan dalam arus mudik dan balik Lebaran 2026.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!