Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Jalur Pendakian Gunung Guntur Ditutup Akibat Kebakaran

📅 Kamis, 22 Agu 2024, 16:28 WIB | Oleh:
Jalur Pendakian Gunung Guntur Ditutup Akibat Kebakaran Doc: ANTARA/Feri Purnama
Ket. Pengendara sepeda motor melintas di kawasan kaki Gunung Guntur, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Rabu (21/8).

Garut -- Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jawa Barat menutup sementara jalur pendakian Gunung Guntur, Kabupaten Garut, Jawa Barat, akibat adanya kebakaran lahan hutan yang khawatir bisa membahayakan keselamatan pendaki.

"Sementara ini kita tutup pendakian," kata Polisi Hutan Muda Jabar Agung Firmansyah saat operasi pemadaman kebakaran lahan hutan di Garut, Rabu.

Ia menuturkan petugas dan unsur kepolisian dan instansi lainnya sudah siaga pengamanan di kawasan hutan Gunung Guntur, Kecamatan Tarogong Kaler untuk mengantisipasi meluasnya kebakaran.

Adanya operasi pemadaman kebakaran lahan hutan di gunung itu, kata dia, maka jalur pendakian untuk masyarakat umum maupun wisatawan ditutup sampai dipastikan kobaran api di kawasan hutan padam.

"Sampai kita pastikan benar-benar bahwa tidak ada lagi api yang menyala," katanya.

Ia menyampaikan petugas gabungan saat ini masih terus memantau untuk memastikan tidak ada kobaran api yang membakar lahan hutan di Gunung Guntur itu, sebelum nanti kembali dibuka jalur pendakian.

Petugas juga, kata dia, sudah memastikan di kawasan Gunung Guntur itu tidak ada pendaki maupun masyarakat umum yang terjebak di gunung saat terjadi kebakaran maupun sampai saat ini.

"Sudah kami cek ke pos-pos pendakian, di waktu ini tidak ada pendaki," katanya.

Selama ini, Gunung Guntur tersebut seringkali menjadi tujuan wisatawan untuk melakukan pendakian maupun berkemah dari berbagai daerah seperti Bandung, Jakarta, dan kota lainnya.

Gunung terbesar di Garut itu berada tidak jauh dari jalan raya maupun kawasan perkotaan Garut, bahkan saat terjadi kebakaran hutan malam hari cukup terlihat jelas dari jalan raya wilayah Kecamatan Tarogong Kaler dan sekitarnya.

Namun saat ini jalur pendakian sementara ditutup karena adanya kebakaran yang lokasinya berada di Blok Cigenjreng, Blok Cilopang, dan Blok Tegal Saeutik dengan luas lahan yang terbakar kurang lebih 200 hektare.

Kebakaran itu sudah terjadi sejak Senin (19/8) malam, kemudian petugas gabungan berupaya memadamkannya, dan saat ini melakukan sekat bakar agar api tidak terus meluas ke kawasan lahan hutan lainnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp84.400/...
Daerah
Bus Transjateng Akan Tambah...

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

35 menit yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
Olahraga
Janice Tjen Mulus ke Peremp...
Ekonomi
Berpotensi Melemah Lanjutan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.