Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Ini Terobosan dari Empat Paslon Pilkada Jabar yang Berkomitmen Tingkatkan Kesejahteraan Petani

📅 Minggu, 24 Nov 2024, 00:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Ini Terobosan dari Empat Paslon Pilkada Jabar yang Berkomitmen Tingkatkan Kesejahteraan Petani Doc: ANTARA/M Fikri Setiawan
Ket. Para peserta debat publik Pilkada Jawa Barat di Kabupaten Bogor, Sabtu (23/11/2024).

Kabupaten Bogor- Empat pasangan calon (paslon) gubernur dan wakil gubernur Jawa Barat pada debat publik pilkada putaran ketiga yang diselenggarakan di Kabupaten Bogor, Sabtu malam, berkomitmen meningkatkan kesejahteraan petani dan nelayan. ????

Paslon nomor urut satu Acep Adang Ruhiat-Gitalis Dwinatarina menilai saat ini petani dan nelayan di Jawa Barat dalam kondisi memprihatinkan sehingga membutuhkan uluran tangan dari pemerintah.

"Kami pasangan Jabar Bahagia memiliki komitmen untuk membangun sistem kewilayahan dalam bentuk pendekatan keadilan dan kesejahteraan. Jangan sampai terjadi manakala kekayaan alam yang ada di Indonesia menjadi milik para konglomerat," kata Acep.

Gita menambahkan bahwa beberapa program telah disiapkan, salah satunya membangun smart eco city di kawasan Bodebekpunjur (Bogor, Depok, Bekasi, Puncak, Cinajur) dan merehabilitasi kawasan Puncak sebagai tempat konservasi dan ekowisata.

"Kemudian di Bandung Raya kami fokus pada transportasi umum yang terintegrasi, hunian terjangkau, industri kreatif, dan restorasi Sungai Citarum," kata Gita.

Paslon nomor urut dua Jeje Wiradinata-Ronal Surapradja bertekad mengangkat harkat dan martabat petani dan nelayan di Jawa Barat dengan memberikan insentif Rp1 juta per bulan, karena petani dan nelayan dinilai sebagai ujung tombak ketahanan dan kedaulatan pangan.

Pasangan yang berasal dari dua desa di Jawa Barat ini mendukung pembangunan berbasis desa.

"Ini selaras dengan yang Bung Hatta pernah bilang bahwa Indonesia tidak akan bercahaya karena obor besar yang ada di Jakarta, tapi akan bercahaya karena lilin-lilin kecil yang ada di desa," kata Ronal.

Jeje menambahkan bahwa pasangan ini akan meningkatkan kualitas pembangunan yang sudah berlangsung di Provinsi Jawa Barat.

"Jabar selatan dan penduduk-penduduk lainnya di Jawa Barat yang begitu besar akan kami jadikan sebagai daerah otonomi baru," ujar Jeje.

Paslon nomor urut tiga Ahmad Syaikhu-Ilham Habibie berkomitmen untuk menyiapkan sumber daya manusia (SDM) yang unggul dan inovatif, dengan dibekali iman dan takwa, serta pengetahuan dan teknologi.

"Kiat patut bersyukur bisa tinggal di Jawa Barat, bumi yang sangat subur, namun sering kali kesuburan ini membuat kita terlena. Di sini lah kita sering terjebak menyerahkan diri kita kepada bumi dan alam semesta," ungkap Syaikhu.

Menurut dia, dengan SDM yang baik, pembangunan ke depan bisa berjalan maju, adil, dan sejahtera.

Kemajuan, kata dia ditandai dengan pembangunan infrastruktur sampai ke desa-desa. Kemudian, keadilan akan diwujudkan dengan pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Jawa Barat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Taman Safari Prigen Perkena...
Ekonomi
Rupiah Tembus Rp18.000 per ...
Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.