Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Inflasi Zona Euro Naik Jadi 2,1 Persen pada Agustus

📅 Rabu, 03 Sep 2025, 19:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Inflasi Zona Euro Naik Jadi 2,1 Persen pada Agustus Doc: Antara
Ket. Kantor Eurostat, statistik resmi Uni Eropa.

Brussel - Inflasi tahunan di zona euro naik tipis menjadi 2,1 persen pada Agustus, dari sebelumnya 2 persen yang tercatat pada Juli, menurut perkiraan awal yang dirilis pada Selasa (2/9) oleh Eurostat.

Makanan, alkohol, dan tembakau tetap menjadi pendorong utama kenaikan harga, dengan kenaikan 3,2 persen secara tahunan (year on year/yoy) pada Agustus dibandingkan dengan 3,3 persen pada bulan sebelumnya. Inflasi produk jasa sedikit melambat menjadi 3,1 persen dari 3,2 persen pada Juli, sementara barang industri nonenergi tetap stabil di 0,8 persen.

Harga energi terus mengalami penurunan, namun menunjukkan perbaikan, dengan penurunan tahunan sebesar 1,9 persen pada Agustus setelah penurunan sebesar 2,4 persen pada Juli.

Di antara perekonomian utama zona euro, inflasi tahunan Jerman naik dari 1,8 persen pada Juli menjadi 2,1 persen pada Agustus. Spanyol tetap stabil di level 2,7 persen, sementara Prancis mengalami penurunan moderat dari 0,9 persen menjadi 0,8 persen. Estonia mencatatkan tingkat inflasi tertinggi yakni 6,2 persen, naik dari 5,6 persen, sedangkan Siprus masuk ke dalam deflasi dengan minus 0,1 persen setelah kenaikan 0,1 persen pada Juli.

"Inflasi di Zona Euro tetap stabil," kata Bert Colijn, ekonom utama di ING, seraya menyebut bahwa meskipun risiko ekonomi global masih ada, inflasi secara keseluruhan tetap mendekati target 2 persen yang ditetapkan Bank Sentral Eropa (European Central Bank/ECB).

"Para pembuat kebijakan ECB hampir pasti akan mempertahankan suku bunga pada tingkat saat ini dalam pertemuan pekan depan dan kemungkinan besar untuk beberapa bulan ke depan," imbuh Colijn.

Andrew Kenningham, ekonom utama Eropa di Capital Economics, menambahkan bahwa kenaikan moderat dalam inflasi headline, atau inflasi Indeks Harga Konsumen, tidak mungkin mempengaruhi kebijakan moneter.

ECB pada Juli lalu mengonfirmasi bahwa pihaknya akan tetap mempertahankan suku bunga acuan dalam pertemuan penetapan suku bunga terbarunya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Menkeu Ungkap Banyak Rumor ...

Wali Kota Bogor Aktivasi Museum Pajajaran

28 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Megapolitan
Wali Kota Bogor Aktivasi Mu...
Nasional
Mantan Wamenaker Noel Divon...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.