Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Indonesia Harus Menang Lawan Filipina

📅 Jumat, 07 Jun 2024, 07:14 WIB | Oleh:
Indonesia Harus Menang Lawan Filipina Doc: ANTARA/Muhammad Adimaja
Ket. Hubner menyundul bola I Pemain Timnas Indonesia Justin Hubner (ketiga dari kiri) menyundul bola dibayangi para pemain Timnas Irak pada laga lanjutan Grup F Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Kamis (6/6). Timnas Indonesia kalah dengan skor 0-2. Gol kemenangan Irak dicetak Aymen Hussein di menit 54 dan Ali Jasim (88’). Skuad Garuda wajib mengalahkan Filipina di laga terakhir Grup F yang berlangsung Selasa (11/6) untuk membuka peluang lolos ke babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026.

JAKARTA - Tim nasional Indonesia kalah 0-2 dari Irak dalam laga keempat Grup F Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Kamis (6/6). Gol kemenangan Irak dicetak Aymen Hussein di menit 54 dan Ali Jasim (88').

Meski kalah, peluang Indonesia lolos ke babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia masih terbuka. Skuad Garuda wajib mengalahkan Filipina di laga terakhir Grup F yang berlangsung Selasa (11/6).

Setelah melewati lima pertandingan di Grup F, Irak berada di puncak klasemen dengan 15 angka usai menyapu bersih lima pertandingan dengan kemenangan. Indonesia berada di posisi dua dengan tujuh angka. Menyusul di posisi tiga dan empat ada Vietnam serta Filipina dengan koleksi tiga dan satu angka.

Jika lolos ke babak ketiga, Indonesia akan dihadapkan dengan 17 negara lain. Di babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia akan diikuti 18 negara yang akan dibagi ke dalam tiga grup. Masing-masing grupnya berisikan enam tim. Tim-tim yang finis di posisi satu dan dua Grup A-C (enam negara) berhak lolos ke Piala Dunia 2026.

Sementara itu, tim-tim yang finis di posisi tiga dan empat di Grup A-C (enam negara) akan melanjutkan kiprah mereka di babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Sejauh ini, dari 18 slot peserta babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, baru tujuh negara yang memesan tempat.

Dari jalannya pertandingan, Indonesia tampil cukup dominan di babak pertama. Hanya saja tim asuhan Shin Tae-yong terlihat kesulitan untuk menembus pertahanan lawan. Irak sempat menjebol gawang Indonesia di menit ke-16 lewat tandukan Ibrahim Bayesh Al-Kaabawi. Namun, gol tersebut dianulir wasit karena menganggap Ibrahim Bayesh Al-Kaabawi melakukan pelanggaran terlebih dahulu. Belum ada gol tercipta, skor 0-0 menutup babak pertama.

Irak melakukan dua pergantian pemain di awal babak kedua. Bashar Rasan dan Zidane Iqbal digantikan oleh Ali Jasim dan Youssef Amyn. Ernando Ari melakukan penyelamatan dengan memotong bola hasil sepakan pojok pemain Irak di menit ke-48.

Irak mendapatkan hadiah penalti pada menit ke-52. Wasit menunjuk titik putih usai menganggap Justin Hubner melakukan handball di kotak terlarang. Aymen Husssein yang menjadi eksektor mampu menjalankan tugasnya dengan baik. Irak sementara unggul 1-0 atas Indonesia. Ini untuk kesekian kali Indonesia selalu terkena penalti di bawah Shin Tae Yong

Malapetaka kembali dialami Indonesia di menit ke-59. Jordi Amat diganjar kartu merah langsung setelah melanggar Youssef Amyn. Shin Tae-yong melakukan tiga pergantian pemain di menit ke-64.

Asnawi, Pratama Arhan dan Ivar Jenner ditugaskan mengganti Sandy Walsh, Shayne Pattynama dan Thom Haye. Indonesia kembali memperoleh hukuman penalti setelah Ernando Ari menjatuhkan Ali Jasim di kotak terlarang di menit ke-72. Beruntung bagi Indonesia, Aymen Husssein gagal menjalankan tugasnya dengan baik.

Blunder fatal dilakukan oleh Ernando Ari di menit ke-88. Mendapat bola ke belakang dari Rizky Ridho, Ernando Ari mencoba untuk melakukan kontrol. Namun bola justru mampu direbut oleh Ali Jasim.

Tanpa kesulitan, Ali Jasim mengirim bola masuk ke gawang timnas Indonesia yang sudah kosong. Irak memimpin 2-0 atas Indonesia. Skor tersebut bertahan hingga laga berakhir.

Kalah Stamina

Pengamat sepak bola Ophan Lamara menjelaskan ada dua hal yang menjadi penyebab kekalahan Skuad Garuda. "Stamina jauh kedodoran di babak kedua. Bermain dengan pressing lebih banyak di babak pertama menguras tenaga. Cuaca panas bermain sore hari menjadi boomerang bagi Indonesia. Fisik pemain Indonesia yang terkuras dimanfaatkan Irak di babak kedua," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

PIN SPMB Belum Masuk? Ini Penyebab dan Cara Ceknya

38 menit yang lalu | Andes Tanjung

Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Nasional
SBY: Kepercayaan Publik Jad...
Megapolitan
DKI Perluas Pelatihan Kerja...
Nasional
DPR Minta Kepala BGN Baru F...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.