Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Imigran Gelap Tidak Akan Diizinkan Tinggal di Inggris

📅 Senin, 06 Mar 2023, 08:21 WIB | Oleh: Tim Penulis
Imigran Gelap Tidak Akan Diizinkan Tinggal di Inggris Doc: ANTARA/REUTERS/HENRY NICHOLLS
Ket. Arsip - Imigran dibawa ke Pelabuhan Dover dengan perahu penyelamat RNLI (Royal National Lifeboat Institution), setelah diselamatkan saat menyeberangi Selat Inggris, di Dover, Inggris, Selasa (15/3/2022).

LONDON - Siapapun yang datang secara ilegal ke Inggris tidak akan diizinkan tinggal, kata Perdana Menteri Rishi Sunak pada Minggu (5/3) menjelang diajukannya undang-undang yang memperketat kedatangan migran ke negara tersebut pekan depan.

Di bawah tekanan anggota parlemen dari partainya sendiri supaya mencari solusi untuk mengendalikan gelombang kedatangan migran yang tiba melalui Selat Inggris, Sunak menegaskan bahwa pengendalian migran akan menjadi satu dari lima prioritas pemerintahannya.

"Jangan buat kesalahan ini, (karena) jika Anda datang secara ilegal, Anda tidak akan diperbolehkan tinggal (di Inggris)," sebagaimana pernyataan Sunak kepada surat kabar The Mail on Sunday.

Sebuah undang-undang untuk menangani masalah tersebut akan diajukan pada Selasa (7/3), menurut surat kabar itu, setelah lebih dari 45 ribu orang melakukan penyeberangan berbahaya mengarungi Selat Inggris demi sampai ke negara tersebut tahun lalu.

Tahun lalu pula, Perdana Menteri Inggris saat itu Boris Johnson setuju untuk mengirimkan ribuan migran yang datang dari Afghanistan, Suriah, dan negara berkonflik lainnya ke Rwanda di Afrika Tengah yang berjarak lebih dari 6,400 km dari Inggris.

Kebijakan tersebut lantas digugat penentangnya, dan penerbangan deportasi migran perdana ke Rwanda dibatalkan karena perintah penundaan yang diberikan Mahkamah Hak Asasi Manusia Eropa turun di menit-menit terakhir menjelang penerbangan itu.

Walaupun Pengadilan Tinggi London menyatakan kebijakan tersebut tidak melanggar hukum dalam keputusannya Desember lalu, penentangnya berusaha mengajukan banding.

Sementara itu, Sekretaris Negara untuk Irlandia Utara Chris Heaton-Harris meyakini bahwa siapapun yang datang ke Inggris secara ilegal hendaknya dilarang mengajukan klaim suaka.

"Kalau ada orang yang datang ke negara ini secara ilegal, mereka akan dikembalikan atau dialihkan ke tempat lain seperti Rwanda," kata Heaton-Harris kepada Sky News.

Menanggapi pertanyaan mengenai bagaimana para peminta suaka yang asli dapat mencari perlindungan, Heaton-Harris berkata bahwa ia juga yakin masih ada cara-cara yang sah dan lebih aman yang dapat mereka lakukan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Jelang Pertunjukkan Teater ...
Daerah
Pemprov Jawa Timur Catat Po...
Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.