Hanya Ganda Campuran ke Jerman
📅 Kamis, 29 Feb 2024, 07:14 WIB | Oleh: Benny Mudesta Putra
Doc: Humas PP PBSI
JAKARTA - Setelah berbagai pertimbangan, akhirnya hanya ganda campuran dikirim ke German Open 2024. Tunggal putra Alwi Farhan mundur. Juara Dunia Junior 2023 itu seharusnya bertanding melawan wakil Italia, Fabio Caponio, di babak kualifikasi, Selasa (27/2) malam waktu Jerman.
Kabid Binpres PP PBSI Ricky Soebagdja mengungkap alasan Alwi Farhan mundur. "Ada banyak pertimbangan. Saya baru kumpul dengan para pelatih tentang reserve yang betul-betul harus dipertimbangkan," ujar Ricky.
Ricky menyampaikan pebulu tangkis berusia 18 tahun itu diproyeksikan ikut dalam turnamen lain. Kejuaraan berikutnya yang kemungkinan bisa diikuti adalah Swiss Open dan Spain Masters 2024, karena Alwi terdaftar di dua turnamen tersebut.
"Jadi untuk memutuskan yang ikut kejuaraan memang betul-betul siap. Karena ini kaitannya banyak. Kesempatan Alwi juga masih panjang," sambung Ricky. Masih ada tiga ganda campuran yang beraksi di Jerman. Tiga ganda campuran adalah Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari, Rehan Naufal Kusharjanto/Lisa Ayu Kusumawati, dan Dejan Ferdinansyah/Gloria Emanuelle Widjaja.
German Open 2024 yang berstatus Super 300 bergulir 27 Februari hingga 3 Maret. Tiga ganda campuran Indonesia langsung berlaga dari babak 32 besar dan tidak melalui kualifikasi. Ketiga pasangan itu bertanding Rabu malam waktu setempat.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sementara itu , Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI/NOC Indonesia) Raja Sapta Oktohari dan Sekretaris Jenderal Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) Fadil Imran mengatakan kedua pihak berkomitmen untuk terus menjaga performa para atlet bulu tangkis dalam kondisi terbaik hingga Olimpiade 2024 Paris yang bergulir pada Juli.
"Jadi mulai sekarang sampai bulan Juli, tugas utamanya menjaga jangan sampai performa atlet turun," ujar Okto. Dia berharap, cabang olahraga bulu tangkis dapat meneruskan tradisi emas Olimpiade bagi Indonesia. "Kami yakini dengan dukungan dan doa dari masyarakat Indonesia, badminton akan memberikan kembali emas di Paris 2024," sambungnya.
Fadil mengatakan PBSI prioritas utama federasi adalah untuk memperbaiki peringkat atlet yang tengah mengumpulkan poin kualifikasi. Prioritas program saat ini memperbaiki peringkat atau ranking para atlet, sehingga semakin banyak yang bertanding di Olimpiade. Dengan jumlah yang bertambah, kans mendapat medali juga akan bertambah.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Prioritas ini sejalan dengan target KOI untuk menambah jumlah atlet yang bertanding di Paris kalau bisa lebih banyak dari Olimpiade Tokyo 2020," sambungnya. ben//G-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!