Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Gunung Sinabung Alami Peningkatan Tremor, Badan Geologi Keluarkan Peringatan

📅 Jumat, 22 Mei 2026, 15:25 WIB | Oleh: Tim Penulis
Gunung Sinabung Alami Peningkatan Tremor, Badan Geologi Keluarkan Peringatan Doc: Antara
Ket. Kondisi Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara hasil pemantauan tim Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi, Jumat (22/5).

Jakarta - Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap peningkatan aktivitas vulkanik Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara (Sumut), menyusul terjadinya peningkatan kegempaan dalam beberapa hari terakhir.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Geologi Lana Saria dalam keterangan di Jakarta, Jumat (22/5), mengatakan peningkatan aktivitas Gunung Sinabung ditandai dengan terekamnya getaran menerus atau tremor sejak Kamis (21/5) malam.

Tim Ahli Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi melaporkan hasil pemantauan kegempaan menunjukkan tremor dengan amplitudo maksimum 4 milimeter mulai terekam malam tadi sejak pukul 23.53 WIB dan masih berlangsung hingga siang ini.

Selain itu, terekam pula gempa hembusan, gempa low frequency, serta gempa hybrid yang sebelumnya jarang terjadi.

Lana mengatakan peningkatan aktivitas tersebut perlu diwaspadai mengingat potensi bahaya yang dapat terjadi berupa erupsi freatik maupun erupsi magmatik.

Selain itu peningkatan tekanan di dalam sistem magmatik juga berpotensi memicu pembongkaran kubah lava yang berada di kawasan puncak Gunung Sinabung.

Pengamatan visual menunjukkan hembusan asap kawah berwarna putih tipis hingga sedang dengan ketinggian antara 50 - 500 meter di atas kubah lava.

Badan Geologi mengingatkan masyarakat, wisatawan, dan pendaki, untuk tidak melakukan aktivitas dalam radius dua kilometer dari puncak Gunung Sinabung, serta radius sektoral sejauh 3,5 kilometer pada sektor selatan-timur gunung tersebut.

Selain ancaman erupsi, kata dia, masyarakat juga diminta mewaspadai potensi bahaya sekunder berupa aliran lahar terutama saat musim hujan yang dapat melintasi alur sungai di sektor barat daya yang berhulu di puncak gunung.

Badan Geologi juga meminta pemerintah daerah (pemda) dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat terus memperkuat koordinasi dengan Pos Pengamatan Gunung Api Sinabung serta mengimbau masyarakat mengikuti informasi resmi terkait perkembangan aktivitas gunung tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Taman Safari Prigen Perkena...
Ekonomi
Rupiah Tembus Rp18.000 per ...
Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Ekonomi
Nilai tukar rupiah terendah...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.