Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Gudaf Tsegay Juara Dunia Lari 10.000 Meter

📅 Senin, 21 Agu 2023, 07:18 WIB | Oleh:
Gudaf Tsegay Juara Dunia Lari 10.000 Meter Doc: Kirill KUDRYAVTSEV / AFP
Ket. Tsegay raih emas I Gudaf Tsegay dari Ethiopia merayakan kemenang­annya dengan medali emasnya di final lari 10.000 meter putri dalam Kejuaraan Atletik Dunia di Pusat Atletik Nasional di Budapest, Minggu (20/8).

BUDAPEST- Upaya Sifan Hassan untuk meraih tiga gelar dunia berakhir saat menyerahkan kewenangan kepada saingannya asal Ethiopia, Gudaf Tsegay, di nomor lari 10.000 m Kejuaraan Dunia Atletik di Budapest, Hungaria, Minggu (20/8).

Perlombaan yang berlangsung di Pusat Atletik Nasional Hungaria itu memanas saat menjelang finis. Saat bel untuk 400 meter terakhir, Hassan bergerak untuk memimpin dengan sisa 200 meter. Tsegay dan juara bertahan Letesenbet Gidey bertahan bersamanya ke straight terakhir. Penonton riuh berdiri saat Tsegay dan Hassan memisahkan diri.

Hassan melebar dari jalurnya dalam upaya untuk menahan Tsegay. Tapi Tsegay dengan cepat melesat untuk mencapai garis finis terlebih dulu. Hasan, pelari Belanda kelahiran Ethiopia secara dramatis tersandung di trek dan terengah-engah. Saat Hassan berupaya bangkit, Gidey dan pelari Ethiopia ketiga, Ejgayehu Taye, melewatinya. Ketiga pelari Ethiopia itu menyapu bersih medali di nomor tersebut.

Tsegay, yang menang dengan catatan waktu 31 menit 27,18 detik, dengan cepat melewati garis finis. Kemudian memeluk Hassan, menghiburnya dan membantunya berjalan kembali.

"Saya tetap tersenyum tapi ini sangat sulit. Saya sangat kecewa," ujar Hassan. "Saya baru saja mengalami momen buruk. Saya sangat kuat dan mencoba menekan di lap terakhir," sambungnya.

Tsegay mengatakan tidak fokus mengejar catatan waktu terbaik tapi hanya untuk meraih medali emas. Dia mengharapkan Hassan melaju kencang dan hanya menunggu bersiap untuk merespons gerakannya. Ketika Sifan mencoba melewati garis Tsegaysaya tidak jauh dari finis, bahkan tidak memperhatikannya.

"Itu sering terjadi di kompetisi yang berbeda karena masing-masing selalu berjuang untuk posisi terdepan," sambungnya. Kegagalan kali ini mengakhiri dengan cepat rencana Hassan untuk merebut tiga gelar usai meraih emas di Olimpiade Tokyo. Dia memenangkan medali emas di nomor 5.000m, 10.000m dan perunggu di nomor 1500 m di ibu kota Jepang. Terlepas dari jadwal yang melelahkan, Hassan sekarang harus memusatkan perhatiannya untuk nomor 5.000m dan 1500 m. ben/AFP/G-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp84.400/...
Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
Nasional
Grab Tegaskan Rumor Hengkan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.