Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Gerak Cepat, Pemkot Semarang Kebut Infrastruktur Jalan-Drainase Hadapi Musim Hujan

📅 Sabtu, 21 Okt 2023, 00:13 WIB | Oleh: Tim Penulis
Gerak Cepat, Pemkot Semarang Kebut Infrastruktur Jalan-Drainase Hadapi Musim Hujan Doc: ANTARA/HO-Pemkot Semarang
Ket. Ilustrasi - Proyek pembangunan jalan dan drainase di Jalan Hasanusin, Kota Semarang.

Semarang - Gerak cepat, Pemerintah Kota Semarang terus mengebut pengerjaan infrastruktur jalan dan drainase agar bisa rampung sebelum musim hujan untuk mengantisipasi terjadinya banjir.

"Sarpras-sarpras (sarana prasarana) itu yang harus diamankan terlebih dulu. Minggu depan saya akan lihat semuanya, sekarang ini rapat koordinasi," kata Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu, di Semarang, Jumat.

Untuk mempercepat penyelesaian infrastruktur, Pemkot Semarang telah menggelar rapat koordinasi bersama Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana.

"Realisasi perlu segera dilakukan dan saya akan turun langsung cek ke lapangan," kata Ita, sapaan akrabnya.

Ia menargetkan seluruh pembangunan yang sedang dilaksanakan Pemkot Semarang, baik infrastruktur jalan maupun drainase bisa diselesaikan sebelum atau awal Desember mendatang.

"Khususnya pembangunan drainase, diharapkan sudah bisa maksimal fungsinya ketika musim hujan tiba," ujarnya.

Selain itu, sejumlah ruas nasional rencananya akan diserahkan kepada Pemkot Semarang, seperti Jalan Usman Janatin yang berada di kawasan Pelabuhan Tanjung Mas Semarang.

Namun, Ita mengatakan bahwa ada sejumlah hal yang perlu diperhatikan sebelum posisi jalan nasional tersebut berpindah tangan ke Pemkot Semarang, misalnya kondisi jalan.

"Kami minta bisa diperbaiki dulu mengingat itu juga ada penurunan tanah, jalannya sudah jelek. Jadi, kami minta bisa dibantu diperbaiki, baru diserahkan," katanya.

Akses keluar dari Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang menuju Jalan Arteri Yos Soedarso juga terdapat penyempitan tepat di jembatan kewenangan nasional sehingga diminta agar melebarkan saluran air di bawah jembatan tersebut.

Ia mengatakan bahwa proyek perbaikan Jembatan Kaligawe juga dilakukan oleh Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Jawa Tengah-DIY, dan di bawah jembatan tersebut dulunya terdapat rumah pompa untuk mengatasi banjir.

"Meski tidak dilewati, nanti potensi jadi genangan kalau tidak ada pompanya. Makanya, kami minta kerja sama dengan BBWS memasang 'pompa mobile' di situ," katanya.

Menurut dia, BBWS Pemali Juana sangat terbuka terkait koordinasi penanggulangan banjir, terutama soal sedimentasi yang menjadi penyumbang utama pendangkalan sungai.

"Kami saling bantu membantu, termasuk adanya eceng gondok. Kami sudah berdiskusi terkait bagian-bagian yang wewenang Pemkot Semarang dan BBWS. Ini sebagai upaya penanganan banjir di Kota Semarang," kata Ita.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Operasi uji emisi kendaraan di Tangerang

21 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
Megapolitan
Pemkot Jakut Vaksinasi Ribu...
Ekonomi
Industri sepatu rumahan kua...

Pelaksanaan program penghapusan bentor

26 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Pelaksanaan program penghap...
Megapolitan
Pemprov DKI gelar program o...
Megapolitan
Jelang Pertunjukkan Teater ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.