Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Gerak Cepat, BBKSDA Tindak Lanjuti Laporan Seorang Pria Diterkam Buaya di Inhil

📅 Selasa, 09 Jul 2024, 00:03 WIB | Oleh: Tim Penulis
Gerak Cepat, BBKSDA Tindak Lanjuti Laporan Seorang Pria Diterkam Buaya di Inhil Doc: ANTARA/Adriah
Ket. Arsip - Tim Reaksi Cepat (TRC) Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan saat melakukan proses evakuasi buaya muara di Desa Sungai Piyai, Kecamatan Kuindra, Kabupaten Indragiri Hilir, Riau, Minggu (20/2/2022).

Pekanbaru - Balai Besar Konservasi dan Sumber Daya Alam Provinsi Riau menindaklanjuti laporan tentang seorang pria diterkam buaya di sungai di belakang rumahnya di Desa Penjuru, Kecamatan Kateman, Kabupaten Indragiri Hilir.

"Staf BBKSDA Riau yang menjadi pemangku wilayah setempat berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk bersama-sama melakukan pengecekan dan penanganan dini di lapangan," kata Kepala BBKSDA Riau, Gennman Hasibuan, di Pekanbaru, Senin.

Sebelumnya seorang petani bernamaZulkarnain (38) dilaporkan diterkam buaya pada Minggu dini hari (07/07) sekitar pukul pukul 02.30 WIB. Korban saat itu sedang mandi di pelabuhan di belakang rumahnya.

Diketahui saat kejadian air tengah pasang dan tiba-tiba korban yang sedang mandi diterkam buaya yang diperkirakan berukuran kurang lebih tiga meter.

Korban sempat diseret ke tengah sungai sejauh 15 meter. Beruntung korban berhasil melawan dan melepaskan diri.

BBKSDA menyampaikan secara keseluruhan sungai-sungai terutama yang besar di Inhil merupakan habitat buaya. Oleh karena itu pihaknya bekerja sama dengan Pemkab Inhil sudah menyampaikan imbauan berupa pengumuman tentang lokasi-lokasi yang menjadi habitat buaya.

"Agar warga berhati-hati beraktivitas dan bila dimungkinkan untuk menghindarinya," imbau Gennman.

Kabupaten Inhil dikenal dengan negeri seribu parit karena banyaknya sungai dan anak sungai. Konflik negatif manusia dengan buaya sudah sering terjadi dan terakhir pada 2022,Sulaiman (58), seorang nelayan di Desa Pasenggerahan, Kecamatan Sungai Batang, diterkam buaya saat sedang mencuci perahu.

Sulaiman ditemukan di tepi sungai tak jauh dari lokasi penerkaman dalam keadaan meninggal dunia. Terdapat beberapa luka diduga bekas gigitan buaya di tubuh korban.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Operasi uji emisi kendaraan di Tangerang

24 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
Megapolitan
Pemkot Jakut Vaksinasi Ribu...
Ekonomi
Industri sepatu rumahan kua...

Pelaksanaan program penghapusan bentor

29 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Pelaksanaan program penghap...
Megapolitan
Pemprov DKI gelar program o...
Megapolitan
Jelang Pertunjukkan Teater ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.