Gelombang Panas Landa Vietnam Utara
📅 Rabu, 06 Agu 2025, 02:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: AFP/Nhac NGUYEN
HANOI - Vietnam utara dilanda gelombang panas yang menyengat, dengan 17 tempat di tujuh provinsi melaporkan rekor suhu tertinggi untuk bulan Agustus dan permintaan listrik melonjak karena orang-orang berusaha untuk tetap sejuk, kata pihak berwenang pada Selasa (5/8).
Suhu mencapai puncaknya pada 3 dan 4 Agustus di wilayah Delta Sungai Merah yang padat penduduk, kawasan industri dan pertanian yang sangat penting, dengan Ibu Kota Hanoi mengalami hari pertama di bulan Agustus dengan suhu di atas 40 derajat Celcius.
Jalanan Hanoi yang biasanya ramai menjadi lebih sepi pada Minggu (3/8) lalu karena banyak penduduk setempat berlindung dari panas yang menyengat.
Penjual bunga bernama Ngo Thu Thuy mengatakan kepada AFP tentang kelelahannya mengendarai sepeda untuk menjajakan bunga di tengah panas terik. “Penghasilan saya berkurang karena tidak ada yang repot-repot membeli bunga di tengah panasnya cuaca ini. Saya masih harus berusaha keras untuk mencari nafkah,” kata Thuy, 38 tahun.
Rekor suhu yang tercatat pada gelombang panas sebelumnya pada 2021 dan 2024 telah dipecahkan di 17 stasiun cuaca di wilayah utara, meskipun prakiraan hujan pada malam hari tanggal 5 Agustus diperkirakan akan membawa suhu yang lebih dingin.
Sebaiknya Anda baca juga:
Satu stasiun cuaca di pusat kota Hanoi mencatat suhu tertinggi 40,3 derajat Celcius, melampaui rekor suhu tertinggi kota tersebut pada Agustus sebelumnya, yaitu 39,8 derajat Celcius, yang tercatat pada tahun 2021.
Perusahaan listrik Vietnam, EVN, mengatakan konsumsi listrik di Hanoi mencapai rekor tertinggi pada pukul 13.28 tanggal 4 Agustus karena warga berusaha menyejukkan diri dengan kipas angin dan AC. SB/AFP/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!