Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Ganjar Janji Kembalikan Bekraf dan Kembangkan Industri Kreatif Indonesia

📅 Selasa, 09 Jan 2024, 10:47 WIB | Oleh: Tim Penulis
Ganjar Janji Kembalikan Bekraf dan Kembangkan Industri Kreatif Indonesia Doc: ANTARA/Rio Feisal
Ket. Capres nomor urut 3 Ganjar Pranowo (kiri) berbincang bersama komika Faza Meonk dalam sebuah acara di Gedung Serbaguna Senayan, Jakarta, Senin (8/1/2024).

JAKARTA - Calon presiden nomor urut 3 Ganjar Pranowo berjanji akan mengembalikan Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) bila dia terpilih memenangi Pilpres 2024.

"Beberapa kawan ketemu saya, yang pertama mereka menyampaikan bicara kelembagaan. Kenapa Bekraf hilang, Pak? Menurutmu, perlu kembali enggak? Oke, perlu kembali dulu apa enggak? Soal terarahnya kan berikutnya. Saya kembalikan besok. Konkret, ya, kelembagaannya," kata Ganjar saat berbincang dengan komika Faza Meong di Gedung Serbaguna Senayan, Jakarta, Senin (8/1).

Bekrafawalnya merupakan bagian dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) yang dibentuk tahun 2011-2014 . Kemudian, Presiden Joko Widodo melalui Peraturan Presiden Nomor 6 Tahun 2015 membentuk Bekraf. Kemudian, di periode pemerintahan selanjutnya, Jokowi mengubah Bekrafmenjadi Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

Ganjar mengatakan aspirasi yang disampaikan komika itu juga sempat disampaikan oleh beberapa pelaku lain di bidang ekonomi kreatif yang pernah dia temui.
???????
"Ini juga masukan dari banyak pihak agar dihidupkan kembali Badan Ekonomi Kreatif. Saya kira kalau itu menjadi sebuah masukan dan menurut para pelaku itu penting, ya, kami hidupkan lagi, tidak apa-apa; dan itulah yang menurut saya menjadi sangat responsif pada keperluan-keperluan dari para pelaku ekonomi kreatif," jelasnya.
???????
Mantan gubernur Jawa Tengah dua periode tersebut mengaku dengan menghadirkan kembali Bekraf,maka bisa menghasilkan kekuatan ekonomi yang dahsyat bagi industri ekonomi kreatif Indonesia.
???????
"Dan dicontohkan tadi, ada mahasiswa yang kuliah di Korea Selatan. Dia menunjukkan bahwa ini bisa menghasilkan kekuatan ekonomi yang dahsyat dan saya juga sangat percaya itu karena saya bertemu dengan semua pelakunya," katanya.
????
Ganjar juga mengungkapkan telah memiliki rancangan induk atau grand design untuk pengembangan industri ekonomi kreatif di Indonesia.
???????
"Satu, kelembagaan tadi. Saya sebut sebagai sebuah yang pertama. Yang kedua, bagaimana cara fasilitasi insentif yang bisa diberikan, termasuk tadi apa namanya, akses permodalan, mungkin perpajakan. Yang berikutnya, kami omongkan duta atau duta besar seni budaya," katanya.

Menurut Ganjar, duta besar seni budaya menjadi penting dan akan didorong untuk memasarkan dan memfasilitasi industri ekonomi kreatif Indonesia.

Selain itu, Ganjar mengatakan bahwa dalam konteks budaya pop atau pop culture, rancangan induk pengembangan industri kreatif tersebut akan belajar dari India dan Korea Selatan.

"Enggak usah malu-malu. Tinggal kemudian talenta-talenta ini kita buka, kita dorong, kita targetkan. Kira-kira kalau kita sendiri ingin mengembangkan itu bagaimana?" ujar Ganjar.
???????
Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah menetapkan masa kampanye mulai 28 November 2023 hingga 10 Februari 2024, kemudian jadwal pemungutan suara pada tanggal 14 Februari 2024.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.