Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Film Ru'Jara Membuktikan Daya Kreativitas Anak Muda NTT Bisa Mendunia

📅 Selasa, 05 Agu 2025, 21:18 WIB | Oleh:
Film Ru'Jara Membuktikan Daya Kreativitas Anak Muda NTT Bisa Mendunia Doc: ANTARA/Kornelis Kaha
Ket. Pemutaran perdana film "Ru'Jara The Journey Begins" karya mahasiswa Undana di Kupang.

KUPANG - Gubernur Nusa Tenggara Timur Melki Laka Lena menilai film pendek berjudul Ru’Jara:The Journey Begins karya mahasiswa Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang bukti semakin berkembangnya kreativitas anak muda di NTT.

“Saya sangat bangga dengan capaian anak-anak NTT yang mampu menghasilkan karya berkualitas, bahkan diakui di tingkat nasional dan internasional," katanya di Kupang, Selasa (5/8).

Hal ini disampaikannya usai bertemu dengan Microfilms, Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Audio Visual dari Program Studi Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Nusa Cendana (Undana).

Melki mengatakan pemerintah NTT tentu akan mendukung dan siap memfasilitasi pemutaran film tersebut di NTT, untuk menunjukkan serta membuktikan dan menarik banyak anak muda agar bisa ikut berkreasi untuk hal-hal yang positif.

Tidak hanya itu, Gubernur juga mengajak Microfilms untuk terlibat dalam berbagai proyek kesenian audio visual Pemerintah Provinsi NTT.

20250805211202_WhatsApp-Image-2025-08-05-at-07.49.58.jpeg

Gubernur Nusa Tenggara Timur Melki Laka Lena saat bertemu dengan sejumlah mahasiswa Undana di ruangannya di Kupang, Selasa (5/8). Antara/HO-Humas Pemprov NTT

Salah satu di antaranya adalah rencana produksi film pahlawan nasional asal NTT, Riwu Ga, penyelenggaraan festival film NTT, dan pembuatan film berlatar NTT.

"Kita ajak juga anak-anak muda ini membuat film yang berkaitan dengan pahlawan nasional asal NTT," ujar dia.

Dia meminta Dinas Pariwisata NTT menyiapkan perjanjian kerja sama dengan Microfilms untuk rencana-rencana ke depan.

Dukungan ini diharapkan menjadi pintu bagi lahirnya lebih banyak karya kreatif anak muda NTT yang mampu bersaing di kancah nasional maupun internasional, serta memperkuat identitas NTT sebagai daerah yang kaya akan budaya, bahasa, dan talenta kreatif.

Film pendek berdurasi kurang lebih 15 menit itu merupakan karya orisinal anak-anak NTT, dari penulis, pemeran, hingga sutradara dan produser.

Proses produksinya dilakukan sepenuhnya secara swadaya, hasil patungan antaranggota dan menggunakan peralatan pribadi. Uniknya, film ini menggunakan bahasa Sabu secara penuh dengan teks terjemahan , menonjolkan kekuatan lokal sekaligus menjadi media pelestarian bahasa daerah.

Film bergenre post-apocalyptic ini merupakan genre baru di perfilman NTT yang menghadirkan kisah fiksi tentang dunia pascakehancuran, dengan latar suasana Sabu hingga Kota Kupang dan sekitarnya yang digambarkan luluh lantak.

"Ru'Jara : The Journey Begins" telah mengikuti 16 festival film nasional dan 2 festival film internasional yakni CinemaSHORT Asian Short Film Competition 2025 dan SeaShorts 2025 di Singapura.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Taman Safari Prigen Perkena...
Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Megapolitan
DKI Perluas Pelatihan Kerja...
Nasional
DPR Minta Kepala BGN Baru F...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.