Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Film ‘Komang’ Jadi Inspirasi Perjuangan dan Keteguhan Cinta

📅 Selasa, 25 Mar 2025, 15:10 WIB | Oleh: Tim Penulis
Film ‘Komang’ Jadi Inspirasi Perjuangan dan Keteguhan Cinta Doc: ANTARA/Adimas Raditya

JAKARTA - Komang, film terbaru produksi Starvision hadir sebagai salah satu drama Indonesia yang menyentuh dengan tema perjuangan hidup dan keteguhan dalam memperjuangkan cinta.

Disutradarai oleh Naya Anindita, film ini membawa penonton melalui kisah nyata perjalanan emosional seorang pria bernama Raim Laode alias Ode yang harus menghadapi berbagai rintangan dalam memperjuangkan cintanya kepada Komang Ade alias Ade.

Dengan paduan akting kuat dan penyutradaraan yang cermat, Komang tidak hanya menawarkan kisah yang mengharukan, tetapi juga sebuah refleksi mendalam tentang keteguhan, cinta, dan harapan di tengah perbedaan.

Raim Laode dalam Press Screening & Press Conference Film Komang di Jakarta, Rabu (19/3) mengatakan di saat orang-orang menggunakan perbedaan sebagai sarana untuk saling serang, ada dua insan Ode Ade, mau ambil dua perbedaan, dia beda agamanya, dia beda sukunya, dia beda ras, dia beda bicaranya.

Cerita Komang dimulai dengan kehidupan Raim Laode (Kiesha Alvaro) dengan Komang Ade Widiandari (Aurora Ribero).

Kisah keduanya berawal ketika mereka sama-sama menjalani kehidupan di Kota Baubau, Pulau Buton, Sulawesi Tenggara.

Ode dikisahkan sebagai pemuda asli Buton yang memiliki minat di dunia stand-up comedy dan musik, serta dikenal sebagai sosok yang taat agama.

Sementara itu, Komang adalah perempuan dari keluarga transmigran asal Bali yang menetap di Baubau.

Meski memiliki perbedaan, Ode tetap jatuh hati ketika bertemu dengan Komang hingga akhirnya menjalin kasih.

Namun, ada banyak rintangan yang harus dihadapi Ode dan Komang di tengah hubungan asmara mereka.

Mulai dari Ode yang mengejar mimpinya di dunia stand-up comedy dan musik hingga munculnya orang ketiga yang punya keyakinan yang sama dengan Komang.

Di tengah kebimbangan dalam menentukan masa depan, Komang memilih berjuang untuk mengikuti kata hatinya.

Film ini tidak hanya berfokus pada perjuangan cinta, tetapi juga pada perjalanan spiritual dan mental Komang dalam membangun masa depan yang lebih baik.

Di balik konflik emosional yang kuat, Komang juga menampilkan nilai-nilai budaya Bali yang kental, termasuk tradisi, hubungan keluarga, dan arti pentingnya tanah kelahiran.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Keren, Unika Atma Jaya Masuk Top 100 Dunia WURI 2026

1.5 jam yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Megapolitan
Mau Tawuran, Dua Pemuda Baw...
Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.