Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Lebaran Sudah di Ambang Pintu, Semarang Masih Berjuang Melawan Banjir

📅 Senin, 16 Mar 2026, 05:16 WIB | Oleh:
Lebaran Sudah di Ambang Pintu, Semarang Masih Berjuang Melawan Banjir Doc: ant
Ket. banjir masih menggenangi

SEMARANG – Jakarta dan sekitarnya mulai panas terik, tapi Semarang malah berjuang melawan banjir, padahal lebaran hamper tiba. Pemerintah Kota Semarang bergerak cepat menangani banjir yang terjadi di berbagai wilayah sebagai dampak hujan deras di wilayah tersebut.

Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti, di Semarang, Minggu, menjelaskan banjir terjadi akibat air kiriman dari daerah atas, yakni dari Ungaran. Banjir terpantau menggenangi Perumahan Dinar Indah, Meteseh, serta beberapa titik di wilayah Rowosari, Sampangan, dan Mayangsari.

"Penyebab banjir di Dinar Indah adalah intensitas hujan yang sangat lebat di wilayah hulu, tepatnya Ungaran bagian timur," katanya.Aliran Sungai Babon dari hulu sampai ke hilir mengalami debit tinggi sehingga mengakibatkan luapan yang menggenangi pemukiman warga.

Merespons kondisi tersebut, tim gabungan yang terdiri dari DPU, BPBD, Damkar, Dinsos, hingga jajaran TNI-Polri (Brimob, Polsek, Koramil) dikerahkan untuk memperkuat tanggul yang kritis. Di Perumahan Dinar Indah, penguatan dilakukan sepanjang 30 meter pada titik paling rawan limpasan air.

"Selain pemasangan ribuan 'sandbag' (karung pasir), tanggul tersebut nantinya akan kita pasang trucuk bambu untuk penguatan struktur. Ini langkah darurat paling efektif agar tanggul tidak mudah tergerus jika ada kiriman air susulan," katanya.

Selain di Dinar Indah, ia juga memastikan petugas telah diterjunkan ke wilayah terdampak lainnya, terutama di Kelurahan Rowosari. Meliputi Perum Argo Residence, Perum Rowosari Megah Asri 2, dan Perumahan Grand Permata Tembalang, serta wilayah Sampangan dan Mayangsari.

"Kami terus menjalin komunikasi lintas sektoral, termasuk bersinergi dengan BBWS Pemali Juana sebelum, saat, dan pascakejadian," katanya. Mengingat Sungai Babon merupakan kewenangan pusat, pihaknya terus berkoordinasi secara intensif untuk mencari solusi permanen agar warga tidak terus-menerus was-was setiap hujan lebat.

Hingga Minggu tim teknis masih terus bekerja di lapangan untuk memastikan seluruh titik rawan telah tertangani, dan tenaga operasional lapangan terus disiagakan di titik-titik rawan genangan.

"Saat ini kami memantau radar BMKG secara 'real-time' karena cuaca masih sangat dinamis. Seluruh tenaga dan stok 'sandbag' tambahan sudah disiagakan sebagai antisipasi jika hujan kembali turun dengan intensitas tinggi sore nanti," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Daerah
Dandim 1702/Jayawijaya Mint...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.