Fasilitas Konsultasi Kesehatan via Telepon untuk Masyarakat Perdesaan Diluncurkan
📅 Senin, 29 Mei 2023, 20:35 WIB | Oleh: Haryo Brono
Doc: ISTIMEWA
JAKARTA - Haleon dan Halodoc kembali melanjutkan Panadol Klinik Cekatan. Program layanan kesehatan berupa klinik keliling tersebut diharapkan menjangkau lebih banyak masyarakat dengan keterbatasan mobilitas dan akses ke konsultasi medis dan pengobatan, dan mereka yang terkena dampak bencana alam.
Panadol Klinik Cekatan merupakan program layanan klinik keliling yang juga didukung oleh Telepon Panadol Cekatan. Kegiatan tersebut didukung dengan teknologi telemedicine dari Halodoc yang berperan dalam menghubungkan masyarakat pedesaan dengan tenaga kesehatan.
General Manager, Indonesia, Haleon, Dhanica Mae Tiu, menjelaskan 43 persen penduduk Indonesia tinggal di daerah pedesaan. Bagi mereka akses kesehatan menjadi beban fisik dan mental karena harus melakukan perjalanan jarak jauh untuk mendapatkan perawatan medis.
Beban ini semakin meningkat saat mereka menjadi korban dari bencana alam seperti gempa dan banjir yang merusak jalan dan jembatan. Pada kondisi tersebut mereka berpotensi mengalami masalah kulit, infeksi saluran pernapasan, dan pencernaan karena kondisi hidup yang kurang layak selama di pengungsian.
"Menyadari situasi darurat tersebut, program Panadol Klinik Cekatan yang berlangsung selama delapan minggu, dilengkapi dengan Telepon Panadol Cekatan, akan dikerahkan untuk menjangkau 10.000 orang di 16 desa di Kecamatan Cugenang dengan menyediakan tindakan preventif dan kuratif melalui konsultasi," kata dia di Jakarta, Senin (29/5).
Sebaiknya Anda baca juga:
Fasilitas Telepon Panadol Cekatan dirancang untuk memungkinkan konsultasi medis serta pemeriksaan esensial di sejumlah organ tubuh. Sementara itu, tim medis yang ikut mendampingi akan membantu pasien dalam menggunakan Telepon Panadol Cekatan dan mendistribusikan obat-obatan dasar.
Teknologi Telepon Panadol Cekatan memungkinkan konsultasi yang lebih personal dan andal melalui layar video untuk interaksi tatap muka, serta sensor yang dapat mengukur metrik seperti detak jantung, tekanan darah, suhu tubuh, dan kadar oksigen. Unit ini akan digunakan sebagai program inisiasi dalam rangka uji coba dan studi guna melakukan perbaikan dan penyesuaian untuk tahap selanjutnya berdasarkan pembelajaran yang diperoleh di lapangan.
Chief of Medical Halodoc dr. Irwan Heriyanto, MARS menjelaskan, pihaknya melihat adanya kebutuhan untuk meningkatkan literasi kesehatan masyarakat di Indonesia, khususnya bagi masyarakat yang tinggal di kota kecil dan daerah terpencil. Untuk itu, selain memberikan konsultasi kesehatan dan pengobatan dasar secara gratis, Halodoc mendukung Panadol Klinik Cekatan dengan memberikan edukasi akan pentingnya gaya hidup sehat dalam menjaga kesehatan diri sendiri dan keluarga.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Inisiatif ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran tentang langkah-langkah dasar pencegahan penyakit. Tak hanya itu, kehadiran layanan Telepon Panadol Cekatan menjadi terobosan selangkah lebih maju dalam penyederhanaan akses kesehatan melalui pemanfaatan teknologi," katanya.
Hingga saat ini, program Panadol Klinik Cekatan telah melayani lebih dari 7.000 konsultasi gratis, menghubungkan masyarakat dengan para ahli kesehatan untuk mendiagnosis kondisi kesehatan mereka. Konsultasi yang dilakukan meliputi sakit kepala, nyeri sendi dan otot, serta kondisi seperti hipertensi, anoreksia, dan asma, yang dapat mengancam nyawa jika pengobatan tertunda.
"Seiring berlanjutnya kemitraan, upaya untuk perluasan jangkauan lebih jauh tengah direncanakan guna memperluas cakupan layanan klinik keliling ke daerah pedesaan lainnya dan membantu menjembatani kesenjangan akses bagi lebih banyak orang di seluruh Indonesia," ujar Irwan.
Chief of the Digital Transformation Office, Kementerian Kesehatan, Setiaji mengatakan digitalisasi adalah salah satu kunci untuk menjadikan layanan kesehatan lebih inklusif. Program Panadol Klinik Cekatan dan Telepon Panadol Cekatan oleh Haleon dan Halodoc dinilai adalah contoh nyata partisipasi perusahaan.
"Layanan ini dapat mempercepat akses kesehatan di seluruh negeri dan membuat perawatan serta edukasi kesehatan menjadi lebih mudah diakses oleh lebih banyak orang," ujar dia.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!