Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Dunia Belajar Toleransi dari Indonesia, Ma'ruf Amin: Kerukunan Beragama RI Jadi Teladan

📅 Sabtu, 16 Agu 2025, 14:40 WIB | Oleh:
Dunia Belajar Toleransi dari Indonesia, Ma'ruf Amin: Kerukunan Beragama RI Jadi Teladan Doc: ANTARA
Ket. Wakil Presiden ke-13 RI Ma’ruf Amin ditemui di sela-sela penutupan 2025 Human Fraternity Fellowship di Kediaman Duta Besar Uni Emirat Arab (UAE) di Jakarta, Jumat malam (15/8/2025).

JAKARTA - Mantan Wakil Presiden RI Ma’ruf Amin menyatakan bahwa kerukunan dan harmoni antar masyarakat dan umat beragama di Indonesia menjadi teladan bagi dunia, dan banyak individu serta organisasi asing belajar toleransi dengan melihat langsung ke Indonesia.

“Mereka datang ke sini untuk melihat hal tersebut, dan kemudian menjadi positif penilaian mereka kepada Indonesia,” kata Ma’ruf ketika ditemui di sela-sela acara penutupan 2025 Human Fraternity Fellowship di Kediaman Duta Besar Uni Emirat Arab (UAE) di Jakarta, Jumat (15/8) malam.

Ia mencontohkan Majelis Hukama Al-Muslimin (MHM), sebuah organisasi internasional dari Uni Emirat Arab yang mempromosikan kerukunan umat beragama, bahkan belajar toleransi di Indonesia. “Mereka menganggap Indonesia negara yang paling toleran,” kata Ma’ruf.

Wapres ke-13 RI itu menyoroti masyarakat Baduy di Banten dengan kepercayaan aslinya serta aktivitas ibadah di Candi Borobudur, Magelang --yang tetap bertahan dan bisa berjalan berdampingan dengan masyarakat mayoritas Islam di sekitarnya– sebagai contoh toleransi Indonesia yang dapat diteladani masyarakat dunia.

“Mereka pun menyebut, inilah Islam Nusantara itu yang sangat toleran dan dapat menjadi contoh,” ucap dia.

Sementara itu, Duta Besar Uni Emirat Arab (UAE) untuk Indonesia Abdulla Salem Al-Dhaheri mengungkapkan bahwa Indonesia memberikan contoh baik akan kerukunan umat beragama yang dapat dipelajari komunitas internasional.

Karena itulah, Zayed Award for Human Fraternity menunjuk Jakarta untuk menjadi tuan rumah penyelenggaraan 2025 Human Fraternity Fellowship, di mana 10 peserta program tersebut mempelajari kerukunan dan harmoni yang terjalin di Indonesia, kata dia.

Ia menegaskan bahwa Indonesia dan Uni Emirat Arab adalah dua negara yang dipersatukan dengan “dedikasi untuk memajukan harmoni antarumat beragama dan kebudayaan”.

Dubes juga mengakui peran organisasi Islam Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama, yang menjadi penerima bersama penghargaan Zayed Award for Human Fraternity pada 2024, dalam mempromosikan kerukunan serta saling pemahaman antara umat beragama.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp84.400/...
Daerah
Bus Transjateng Akan Tambah...

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

39 menit yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
Olahraga
Janice Tjen Mulus ke Peremp...
Ekonomi
Berpotensi Melemah Lanjutan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.