Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Dukcapil DKI: 34,97% Pendatang ke Jakarta Pasca Lebaran Datang untuk Cari Kerja

📅 Jumat, 03 Apr 2026, 15:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Dukcapil DKI: 34,97% Pendatang ke Jakarta Pasca Lebaran Datang untuk Cari Kerja Doc: Antara
Ket. Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) DKI Jakarta Denny Wahyu Haryanto dalam siniar terkait kependudukan yang dipantau di Jakarta, Jumat (3/4).

Jakarta - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) DKI Jakarta mencatat sekitar 34,97 persen pendatang ke Jakarta, khususnya pascalibur Lebaran tahun lalu, bertujuan mencari pekerjaan.

"Kalau datang ke Jakarta itu pasti untuk mencari kerja. Faktor-faktor untuk mencari pekerjaan itu dikuatkan dengan jumlah usia produktif yang paling tinggi," kata Kepala Dinas Dukcapil DKI Jakarta Denny Wahyu Haryanto dalam siniar terkait kependudukan yang dipantau di Jakarta, Jumat (3/4).

Persentase alasan bekerja itu lebih tinggi dibandingkan alasan keluarga (32,58 persen), pekerjaan (15,59 persen), perumahan (13,04 persen), pendidikan (3,49 persen), kesehatan (0,29 persen), dan keamanan (0,03 persen).

Dari segi usia, sebanyak 77,84 persen pendatang berusia produktif, yakni 15-64 tahun. Sementara rasio berdasarkan jenis kelamin para pendatang tersebut, yaitu setiap 100 perempuan, terdapat 97 laki-laki.

Dari segi pendidikan, sebanyak 78,71 persen pendatang berpendidikan SMA/sederajat ke bawah. Kemudian, 58,96 persen persen dari mereka itu diasumsikan berpenghasilan rendah.

"Mereka lebih kepada keterampilannya yang sektor informal," ujar Denny.

Dia mengatakan faktor yang paling mendukung pendatang ke Ibu Kota, yakni kemudahan akses layanan publik, di antaranya transportasi, kesehatan, dan pendidikan.

"Layanan publik kependudukan, layanan publik kesehatan, layanan publik pendidikan, yang cukup mudah diproses. Mungkin itu faktor yang paling utama, mengapa Jakarta masih menjadi tujuan magnet dan menarik bagi pendatang," tutur Denny. 

Lebih lanjut, terkait tempat tinggal, kata dia, sekitar 21,05 persen dari para pendatang itu tinggal di RW kumuh dan padat serta sekitar perbatasan Jakarta.

"Data ini bisa dijadikan bahan program terkait dengan pembinaan UMKM (usaha mikro, kecil, dan menengah), kemudian bagaimana mengelola sektor-sektor informal menjadi lebih formal dengan pembinaan-pembinaan yang dilakukan oleh organisasi perangkat daerah yang membidangi," ungkap Denny.

Saat ini, Dinas Dukcapil DKI Jakarta melakukan pendataan terhadap pendatang melalui layanan jemput bola di wilayah Jakarta hingga 30 April 2026.

Merujuk data per 1 April 2026, tercatat sebanyak 1.776 pendatang baru yang masuk ke Jakarta dengan komposisi 891 laki-laki (50,17 persen) dan 885 perempuan (49,83 persen).

Sementara itu, sejak 2022, jumlah pendatang pascalibur Lebaran di Jakarta tercatat mengalami penurunan, yakni dari semula 27.478 orang, kemudian turun menjadi 25.918 orang pada 2023, lalu berkurang menjadi 16.207 orang pada 2024, dan menjadi 16.049 orang pada 2025.

Denny menambahkan berdasarkan tren dua tahun terakhir, pendatang ke Jakarta memiliki persiapan yang lebih matang, antara lain dengan keterampilan kerja yang memadai, adanya kepastian pekerjaan, dan jaminan tempat tinggal sebelum datang. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...

BPJS Kesehatan Edukasi Polda Kepri Terkait Program JKN

45 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Rona
6 Drama Korea Baru yang Waj...
Nasional
Tanggapan Istana Usai Wamen...
Daerah
Bus Transjateng Akan Tambah...
Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.