Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

DPPKP Banjarnegara pastikan stok pupuk subsidi cukup kebutuhan MT-I

📅 Selasa, 15 Okt 2024, 16:02 WIB | Oleh:
DPPKP Banjarnegara pastikan stok pupuk subsidi cukup kebutuhan MT-I Doc: ANTARA/Sumarwoto
Ket. Arsip foto - Petani menggunakan alat mesin pertanian modern untuk mengolah lahan sawah di Desa Gumelem Kulon, Kecamatan Susukan, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, Selasa (27/3/2018).

Banjarnegara - Dinas Pertanian Perikanan dan Ketahanan Pangan (DPPKP) Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, memastikan stok pupuk subsidi di wilayah itu mencukupi kebutuhan petani pada musim tanam pertama (MT-I) tahun 2024-2025.

"Insya Allah stok pupuk subsidi mencukupi kebutuhan petani pada MT-I karena masih banyak yang belum ditebus oleh petani," kata Kepala DPPKP Kabupaten Banjarnegara Firman Sapta Ady di Banjarnegara, Selasa.

Ia mengatakan, berdasarkan data, Banjarnegara pada tahun 2024 mendapat alokasi pupuk subsidi jenis urea sebanyak 17.069.411 kilogram dan NPK sebanyak 17.047.748 kilogram.

Akan tetapi hingga saat ini, kata dia, alokasi pupuk subsidi tersebut baru terserap sekitar 50-58 persen.

"Jadi, stok pupuk subsidi hingga Desember 2024 masih aman," katanya didampingi Kepala Bidang Tanaman Pangan Emi Susilowati dan Kepala Bidang Ketahanan Pangan Singgih Wijaksena.

Ia mengakui, saat ini sebagian petani di Banjarnegara sudah mulai olah lahan untuk persiapan MT-I, bahkan sudah ada yang mulai menanam padi meskipun luasan tanambaru mencapai kisaran 300 hektare.

Menurut dia, area persawahan yang telah ditanami padi itu memanfaatkan air dari irigasi perdesaan karena irigasi teknis masih menjalani pengeringan dalam rangka perawatan dan dijadwalkan akan dialiri air pada awal November.

Ia memperkirakan jika curah hujan telah meningkat dan aliran irigasi teknis sudah dibuka, luas tanaman padi pada bulan Oktober-November bisa mencapai kisaran 5.000 hektare.

"Tergantung pola hujan, tapi biasanya puncaknya pada bulan Desember. Sementara tutup tanam (akhir masa menanam, red.) pada MT-I akan berlangsung bulan Januari-Februari," jelasnya.

Ia menargetkan luastanaman padi pada MT-I mencapai 11.000 hektare, sehingga bisa mendukung ketahanan pangan di Banjarnegara.

Terkait dengan Hari Pangan Sedunia yang diperingati setiap 16 Oktober, Firman mengatakan, sesuai dengan perintah dari Badan Pangan Nasional (Bapanas), setiap kabupaten/kota diminta untuk menyelenggarakan Bazar Pangan Murah secara serentak pada hari Rabu (16/10).

Kendati demikian, dia mengakui Bapanas memberikan opsi lain terkait dengan waktu pelaksanaan Bazar Pangan Murah, sehingga pihaknya berencana menggelar kegiatan tersebut pada 22 Oktober 2024.

"Kami akan menggandeng sejumlah pihak seperti Bulog dan BUMN lainnya, kelompok wanita tani, asosiasi pertanian maupun peternakan, dan sebagainya untuk menyediakan produk pangan murah pada kegiatan tersebut," kata Firman.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...

BPJS Kesehatan Edukasi Polda Kepri Terkait Program JKN

16 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Rona
6 Drama Korea Baru yang Waj...

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

1.5 jam yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
Olahraga
Janice Tjen Mulus ke Peremp...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.