Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Dompet Dhuafa Jabar Buka Pos Hangat hingga Siagakan Ambulans bagi Korban Longsor Cisarua Bandung

📅 Senin, 26 Jan 2026, 10:28 WIB | Oleh:
Dompet Dhuafa Jabar Buka Pos Hangat hingga Siagakan Ambulans bagi Korban Longsor Cisarua Bandung Doc: IST
Ket. Dompe Dhuafa Jabar buka Pos Hangat untuk korban longsor Cisarua Bandung Barat.

BANDUNG — Dompet Dhuafa Jawa Barat dan Disaster Management Center (DMC) merespons cepat bencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda Kampung Babakan RW 10 dan 11, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Sabtu (24/1).

Respons dilakukan dengan membuka Pos Hangat, menyiagakan ambulans, serta mendukung operasi pencarian dan pertolongan korban.

Berdasarkan laporan sementara, sedikitnya 34 kepala keluarga atau 137 jiwa mengungsi di aula dan teras Kantor Desa Pasirlangu. Selain itu, 23 warga berhasil dievakuasi dan saat ini menjalani perawatan medis di puskesmas serta RSUD Cibabat.

Hingga Sabtu sore, delapan korban jiwa ditemukan, enam di antaranya telah teridentifikasi, sementara 82 warga lainnya masih dinyatakan hilang dan diduga tertimbun material longsor.

Pemkab Bandung Barat telah menetapkan status tanggap darurat bencana.

Tim Respons Dompet Dhuafa Jawa Barat melakukan koordinasi intensif dengan BPBD Kabupaten Bandung Barat sejak awal kejadian.

Salah satu langkah cepat yang dilakukan adalah mendirikan layanan Pos Hangat di Kantor Desa Pasirlangu yang telah melayani 175 penerima manfaat, termasuk penyintas, relawan, dan petugas gabungan.

“Selain Pos Hangat, Dompet Dhuafa Jawa Barat juga mendirikan tenda pleton untuk pengungsi, membantu distribusi logistik dari BNPB, menyiapkan alas tidur dan selimut, serta menyiagakan Ambulans Barzah untuk kebutuhan evakuasi medis dan pemulasaraan jenazah,” kata Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Jawa Barat, Yogi Achmad Fajar saat dihubungi pada ,Minggu,(25/1/2026).

Dompet Dhuafa Jawa Barat menilai kebutuhan mendesak di lokasi bencana meliputi selimut, tikar, air minum siap konsumsi, makanan siap santap, pakaian harian baru, paket perlengkapan kebersihan dasar, sanitasi darurat, serta air bersih.

Selain itu, layanan psikososial juga dibutuhkan untuk mendampingi penyintas, terutama keluarga korban dan anak-anak.

Pada Minggu (25/1) sore, Dompet Dhuafa Jawa Barat merencanakan sejumlah langkah lanjutan, antara lain asesmen dan kaji data, aktivasi Pos DMC, koordinasi dengan Basarnas Bandung, pembukaan Pos Hangat di dua titik—Kantor Desa Pasirlangu dan lokasi musibah—serta keterlibatan aktif dalam operasi gabungan pencarian dan pertolongan korban yang masih hilang.

Namun demikian, proses penanganan di lapangan menghadapi sejumlah kendala, di antaranya intensitas hujan yang masih tinggi serta akses jalan menuju lokasi bencana yang sempit dan berkelok, sehingga berpotensi menghambat mobilitas kendaraan bantuan.

Dompet Dhuafa Jawa Barat menyatakan akan terus bersinergi dengan pemerintah daerah, BPBD, Basarnas, serta unsur relawan lainnya untuk memastikan proses pencarian korban dan pemenuhan kebutuhan dasar penyintas dapat berjalan optimal di tengah situasi darurat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
DKI Perluas Pelatihan Kerja...
Nasional
DPR Minta Kepala BGN Baru F...
Nasional
Huntara di Langkahan roboh ...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Ekonomi
Nilai tukar rupiah terendah...
Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
Nasional
Pelaksanaan program penghap...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.