Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Dokter Bantah David Menderita Diffuse Axonal Injury, Apa Itu?

📅 Senin, 06 Mar 2023, 11:04 WIB | Oleh:
Dokter Bantah David Menderita Diffuse Axonal Injury, Apa Itu? Doc: Tangkapan Layar Instagram @gusyaqut
Ket. Menteri Agama menjenguk David.

Dokter Konsultan Perawatan Intensif Rumah Sakit Mayapada Kuningan, Franz J.V membantah soal kondisi Cristalino David Ozora alias David yang disebut menderita Diffuse Axonal Injury (DAI) atau cedera aksonal difus.

Menurut Franz, pihaknya masih memerlukan analisis lebih lanjut dan kini masih melakukan pemantauan kesehatan David.

"Kalau DAI itu dari mana itu DAI? Itu ada kriteria dan tidak gampang menyebut langsung DAI, itu terlalu teledor kalau ngomong DAI, dasarnya apa? gitu kira-kira," kata Franz saat ditemui di RS Mayapada, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (28/2).

"Ya tergantung respon lah itu masih perlu sekian hari, saya tidak bisa katakan pasti. Nanti saya katakan, lalu kok belum kenapa sampai sekarang masih. Oh Gak bisa ini sangat relatif," katanya.

Namun, Franz mengaku tak bisa menjelaskan terkait perawatan yang dilakukan tim dokter karena bersifat rahasia.

Lantas Apa itu Diffuse Axonal Injury?

Kondisi Diffuse Axonal Injury sendiri termasuk dalam cedera otak traumatis atau Traumatic Brain Injury yang diakibatkan oleh cedera tumpul pada otak. Kondisi ini cedera yang memiliki dampak serius, mulai dari gegar otak ringan hingga cedera parah yang menyebabkan koma atau bahkan kematian.

Menurut National Institutes of Health (NIH) yang merupakan lembaga Departemen Kesehatan dan Layanan Masyarakat Amerika Serikat (AS), Diffuse Axonal Injury adalah suatu kondisi di mana terjadi robekan serabut saraf penghubung panjang otak (akson) yang terjadi saat otak cedera saat otak bergeser dan berputar di dalam tulang tengkorak.

Kerusakan akson dapat mengganggu kemampuan seseorang untuk berkomunikasi dan membantu mengkoordinasikan fungsi tubuh sehingga dapat menyebabkan kecacatan yang parah. Kondisi ini umumnya menyebabkan koma dan cedera pada berbagai bagian otak pasien.

Ada banyak penyebab cedera kepala pada anak-anak dan orang dewasa. Cedera yang paling umum adalah dari kecelakaan kendaraan bermotor, terjatuh, hingga kekerasan.

Menurut John Hopkins, pukulan langsung ke kepala dapat menyebabkan memar otak dan kerusakan jaringan internal dan pembuluh darah. Memar yang berhubungan langsung dengan trauma di tempat benturan.

Saat otak tersentak ke belakang, ia dapat mengenai tengkorak di sisi yang berlawanan dan menyebabkan memar. Guncangan otak terhadap sisi tengkorak dapat menyebabkan robekan lapisan dalam, jaringan, dan pembuluh darah yang menyebabkan pendarahan dalam, memar, atau pembengkakan otak.

Diffuse Axonal Injury adalah jenis cedera otak traumatis parah yang memengaruhi pasien dan keluarganya. Di AS, cedera otak traumatis merupakan penyebab utama kematian dan kecacatan di kalangan anak-anak dan dewasa muda.

Pasien dengan cedera aksonal difus memiliki serangkaian defisit neurologis yang memengaruhi status fisik dan mental pasien. Perubahan ini biasanya membahayakan reintegrasi sosial, kesulitan untuk kembali ke produktivitas, dan kualitas hidup pasien dan keluarga mereka.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
DKI Perluas Pelatihan Kerja...
Nasional
DPR Minta Kepala BGN Baru F...
Nasional
Huntara di Langkahan roboh ...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Ekonomi
Nilai tukar rupiah terendah...

Operasi uji emisi kendaraan di Tangerang

56 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
Megapolitan
Pemkot Jakut Vaksinasi Ribu...
Nasional
Pelaksanaan program penghap...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.