Dipengaruhi Sentimen Geopolitik, 23 Februari 2026
📅 Senin, 23 Feb 2026, 09:05 WIB | Oleh: Muchamad Ismail
Doc: istimewa
JAKARTA – Nilai tukar rupiah berpotensi kembali melemah pada awal pekan ini jika ketegangan geopolitik, khususnya hubungan antara Amerika Serikat (AS) dan Iran, kembali meningkat. Ketidakpastian di kawasan Timur Tengah cenderung mendorong investor global mencari aset safe haven seperti dolar AS, sehingga memberi tekanan pada mata uang pasar berkembang termasuk rupiah.
Analis pasar uang Doo Financial Futures Lukman Leong melihat fokus investor bakal tertuju pada perkembangan situasi geopolitik di Timur Tengah, khususnya Iran dan Amerika Serikat (AS). Selain itu, fokus lainnya tertuju pada data PDB AS.
Karenanya, Lukman memproyeksikan kurs rupiah terhadap dollar AS dalam perdagangan di pasar uang antarbank, Senin (23/2), bergerak fluktuatif di kisaran 16.850 – 17.000 rupiah per dollar AS.
Sebelumnya, nilai tukar rupiah terhadap dollar AS pada penutupan perdagangan di Jakarta, Jumat (20/2), bergerak menguat 6 poin atau 0,04 persen dari sehari sebelumnya menjadi 16.888 rupiah per dollar AS. Pengamat pasar uang Ibrahim Assuaibi menilai penguatan kurs rupiah dipengaruhi komitmen kerja sama antara Indonesia dengan AS.
“Pemerintah Indonesia dan Amerika Serikat resmi menyepakati dokumen perjanjian perdagangan resiprokal bertajuk Implementation of the Agreement toward New Golden Age US-Indonesia Alliance, Jumat ini. Perjanjian tersebut diteken langsung oleh Presiden RI Prabowo Subianto dan Presiden AS Donald Trump,” ujarnya dalam keterangan tertulis di Jakarta.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dalam perjanjian itu, tertuang sejumlah komitmen kerja sama antara kedua negara yang melingkupi 11 nota kesepahaman (MoU), pembentukan dewan ekonomi permanen, penurunan tarif ribuan pos produk, hingga komitmen pembelian energi dan pesawat.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!