Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Dewan Pers Dorong Media Bangun Kepercayaan Publik dari Kualitas Konten

📅 Senin, 10 Apr 2023, 23:13 WIB | Oleh:
Dewan Pers Dorong Media Bangun Kepercayaan Publik dari Kualitas Konten Doc: Istimewa

Dewan Pers Indonesia mendorong media arus utama untuk membangun kepercayaan publik melalui konten atau berita yang berkualitas, apalagi ketika melakukan produksi maupun distribusi berita melalui pemanfaatan media sosial.

Ketua Komisi Pendidikan, Pelatihan, dan Pengembangan Profesi Pers Dewan Pers Paulus Tri Agung Kristanto mengatakan media sosial memang menjadi sumber informasi pertama yang paling banyak diakses masyarakat. Namun, media-media arus utama juga menjadi rujukan untuk memverifikasi kebenaran informasi yang didapatkan dari media sosial.

Sesuai dengan peraturan atau pedoman Dewan Pers, Agung mengatakan terdapat dua jenis akun media sosial yang masuk dalam wilayah perlindungan Dewan Pers yaitu media sosial yang terafiliasi langsung dengan perusahaan pers dan media sosial yang dikelola oleh wartawan atau pekerja media yang terafiliasi langsung dengan perusahaan pers.

"Ini dua-duanya dilindungi oleh Dewan Pers. Dan Dewan Pers punya kewajiban untuk mendorong mereka trusted, membangun kepercayaan publik," kata Agung dalam diskusi media di Jakarta, Senin.

Di samping itu, dia mengingatkan bahwa akun media sosial yang dikelola oleh wartawan atau pekerja media yang tidak terafiliasi dengan perusahaan pers serta media sosial yang dikelola oleh para kreator konten tidak masuk dalam wilayah perlindungan Dewan Pers dan tidak menjadi bagian dari media arus utama.

Saat ini, kata Agung, media sosial memang tidak hanya digunakan untuk mendistribusikan konten berita melainkan juga dimanfaatkan sebagai wadah atau platform baru bagi pers. Oleh sebab itu, walaupun melalui media sosial, konten yang diproduksi maupun yang didistribusikan tetap menjadi bagian dari pers.

"Mereka adalah media sosial tetapi menjadi bagian dari media arus utama sesuai dengan UU No. 40 Tahun 1999. Ini yang kita perhatikan betul, didorong untuk kemudian kualitasnya menjadi kualitas yang baik, kontennya menjadi kualitas yang baik sehingga kemudian menimbulkan kepercayaan publik," ujarnya.

Menurut Agung, kepercayaan publik pada media arus utama juga sangat dipengaruhi oleh kebijakan platform seperti algoritma dari Google. Tahun ini, Google disebut tak lagi memprioritaskan konten umpan klik (clickbait) sehingga media arus utama, termasuk yang menggunakan media sosial untuk distribusi maupun produksi konten, harus membuat berita-berita yang berkualitas.

"Media arus utama termasuk yang menggunakan media sosial untuk mendistribusikan dan menjadi platform-nya mau tidak mau harus membangun berita-berita yang berkualitas, konten-konten berkualitas sehingga membangun kepercayaan," Agung mengharapkan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Taman Safari Prigen Perkena...
Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Nasional
SBY: Kepercayaan Publik Jad...
Megapolitan
DKI Perluas Pelatihan Kerja...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.