Laris Manis Tanjung Kimpul: UMKM di Batang Nusantara Ekspo Raup Rp1,8 Miliar
📅 Kamis, 01 Jan 2026, 18:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA FOTO/ Harviyan Perdana Putra.
BATANG – Pemerintah Kabupaten Batang, Jawa Tengah, mencatat capaian positif dari gelaran Batang Nusantara Ekspo yang berlangsung pada 27–31 Desember 2025. Selama lima hari pameran, nilai transaksi yang dibukukan mencapai Rp1,8 miliar, mendekati target Rp2 miliar yang sebelumnya dipatok.
Capaian ini menunjukkan antusiasme pengunjung yang cukup tinggi, sekaligus menegaskan bahwa produk-produk lokal Batang punya daya tarik di pasar. Beragam UMKM ikut merasakan dampaknya, mulai dari peningkatan penjualan hingga kesempatan memperluas jaringan usaha.
Meski target belum tercapai sepenuhnya, Pemkab Batang menilai hasil ini sebagai sinyal positif. Pameran semacam ini dinilai efektif sebagai ruang promosi sekaligus penggerak ekonomi daerah, yang ke depan masih bisa terus ditingkatkan dengan konsep dan skala yang lebih besar.
Wakil Bupati Batang Siyono di Batang, Kamis (1/1), mengatakan perlu ada strategi khusus agar target tercapai maksimal seperti pemilihan waktu yang tepat.
"Salah satu alasannya kenapa pencapaian target tidak maksimal karena pelaksanaan kegiatan Batang Nusantara Ekspo telah memasuki musim hujan sehingga berpengaruh terhadap daya beli konsumen," katanya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Menurut dia, pelaksanaan Batang Nusantara Ekspo tersebut rencananya akan digelar pada Agustus 2026 bersamaan dengan rangkaian kegiatan Hari Kemerdekaan RI agar lebih meriah.
"Oleh karena itu, kami memaklumi kalau capaian transaksinya belum maksimal karena memang hampir setiap hari di daerah ini diguyur hujan," katanya.
Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Batang Wahyu Budi Santoso mengatakan secara rinci nilai transaksi sebesar Rp1,8 miliar ini diperoleh dari transaksi di area dalam Rp1,4 miliar dan hasil transaksi di luar Rp400 juta.
"Capaian tersebut berkat sinergi antara pelaku UMKM (usaha mikro, kecil dan menengah), Koperasi Desa Merah Putih hingga stan BUMN (Badan Usaha Milik Negara) dan Kementerian Koperasi," katanya.
Sementara itu, Koordinator UMKM binaan Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM Kabupaten Batang Rohmah mengaku selama empat hari menggelar produk, omset yang diraih berada di angka Rp7 juta atau separuh dari capaian omset beberapa tahun sebelumnya yang mencapai Rp15 juta.
"Para pelaku UMKM mengakui terjadi penurunan omset yang dipengaruhi cuaca hujan yang mengguyur setiap harinya, sehingga mengurangi jumlah konsumen. Setiap hari omset yang diraih sekitar Rp1,6 juta, bahkan pada acara penutupan yang bersamaan pergantian malam Tahun Baru 2026 hanya Rp600 ribu karena turun hujan," katanya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!