Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Demul Lakukan Pembongkaran Rumah di Sarimukti, Warga Terima Kompensasi & Lapangan Kerja

📅 Rabu, 16 Jul 2025, 21:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Demul Lakukan Pembongkaran Rumah di Sarimukti, Warga Terima Kompensasi & Lapangan Kerja Doc: Antara Foto
Ket. Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memberikan keterangan di Gedung Pakuan Bandung

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengatakan akan membongkar bangunan liar di TPA Sarimukti namun dengan janji akan memberikan kompensasi dan menawarkan pekerjaan bagi masyarakat yang masih ingin bekerja di sana.

Dedi memerintahkan dinas terkait untuk melakukan pembongkaran bangunan liar tersebut karena dirinya menilai TPA tidak harus kumuh.

"TPA tidak harus identik dengan kekumuhan. Sampahnya diurus, lalu kawasannya juga ditata," ujar Dedi dalam keterangan di Bandung, Rabu.

Saat ditemui di Gedung Pakuan, Bandung, Dedi mengatakan pembongkaran tersebut akan menyasar hampir 150 rumah dengan kompensasi masing-masing senilai Rp150 juta, agar mereka bisa pindah ke tempat yang layak di perkampungan sebelah Sarimukti.

"Karena ditemukan mereka makan beras dan daging ayam dari sampah. Ini sangat tidak manusiawi," kata Dedi.

Bagi mereka yang masih ingin bekerja di TPA Sarimukti, Dedi mengatakan akan memberi solusi dengan memberikan mereka pekerjaan sebagai petugas kebersihan jalan di sekitar area TPA Sarimukti dengan melalui tes selama tiga bulan sebelum direkrut.

"Akan kita tes dulu selama tiga bulan. Jika mereka bekerja dengan baik dan konsisten, akan kita rekrut menjadi tenaga kebersihan resmi," ujar Dedi.

Setelah menertibkan bangunan liar di sekitar TPA Sarimukti, Dedi mengatakan Pemprov Jabar akan memperbaiki dan menata sistem pengelolaan sampah di sana.

Sebaiknya Anda baca juga:

Proses penataan sendiri, ujar Dedi, akan dimulai dalam waktu dekat dengan diturunkannya alat berat untuk mempercepat pembersihan bangunan liar dan dia meminta seluruh pihak, termasuk masyarakat sekitar dan pemerintah daerah, untuk mendukung langkah ini demi kepentingan bersama.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Barat Ai Saadiyah Dwidaningsih menyatakan langkah penataan ini merupakan bagian dari kebijakan jangka panjang untuk meningkatkan efektivitas dan keberlanjutan pengelolaan sampah di Jawa Barat.

"TPA Sarimukti merupakan salah satu titik krusial dalam sistem pengelolaan sampah regional. Penataan ulang kawasan ini tidak hanya menyangkut teknis operasional, tapi juga menyentuh aspek sosial dan lingkungan," katanya.

Selain itu, Ai Saadiyah menambahkan bahwa langkah ini merupakan tindak lanjut dari upaya terpadu lintas sektor untuk memperbaiki kondisi TPA Sarimukti secara menyeluruh.

"Penataan TPA Sarimukti melibatkan berbagai unsur teknis. Dari DLH melalui UPTD Pengelolaan Sampah TPA Regional (PSTR), dikerahkan 10 personel, 1 unit ekskavator, dan 1 dump truck. Sedangkan dari UPTD III DBMPR diturunkan 43 personel, 1 alat berat, dan 2 dump truck. Penertiban juga didukung 20 personel Satpol PP Kabupaten Bandung Barat," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Mantan Wamenaker Noel Divon...
Luar Negeri
Diserang Rudal Iran, Bandar...
Luar Negeri
Warga Singapura Makin Panja...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.