Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Demi Kenyamanan Warga, Gunung Kidul Ajukan Penggunaan Wanagama untuk Isolasi Pasien Covid-19

📅 Senin, 12 Jul 2021, 09:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
Demi Kenyamanan Warga, Gunung Kidul Ajukan Penggunaan Wanagama untuk Isolasi Pasien Covid-19 Doc: ANTARA/HO-Humas Pemkab Gunung Kidul
Ket. Bupati Gunung Kidul, DIY, Senin (12/7/2021) meninjau Wisna Wanagama yang diproyeksikan sebagai tempat isolasi pasien terkonfirmasi COVID-19 gejala ringan-sedang.

Gunung Kidul - Pemerintah Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), melayangkan surat permohonan penggunaan Wiswa Wanagama, yakni kawasan hutan di Desa Banaran, Kecamatan Playen, untuk isolasi pasien terkonfirmasi COVID19 bergejala ringan hingga sedang kepada Universitas Gajah Mada Yogyakarta.

"Kami sudah berkoordinasi dengan rektor UGM untuk penggunakaan Wisma Wanagama ini. Hal ini dikarenakan Wanagama menjadi tempat usulan untuk karantina bagi pasien terkonfirmasi COVID-19 bergejala ringan dalam rapat forum komunikasi pimpinan daerah (forkompimda)," kata Bupati Gunung Kidul Sunaryanta di Gunung Kidul, Senin.

Ia menjelaskan saat inikasus penambahan harian terkonfirmasi COVID-19 di Kabupaten Gunung Kidul di atas 250 kasus per hari. Di sisi lain Rumah Sakit Rujukan COVID-19, dari mulai RSUD Wonosari,RSUD Saptosaridan rumah sakit swasta dalam kondisi penuh.

Sedangkan pasien terkonfirmasi COVID-19 yang aktif dan isolasi mandiri sangat tinggi, di atas 3.500 kasus sampai saat ini.

Menurut diapemilihan rumah peneliti Wanagama menjadi tempat karantina ini untuk mendukung pemenuhan kebutuhan ruang karantina bagi pasien reaktif di Gunung Kidul.

Sementara RSUD Wonosari, dan RSUD Saptosari akan diprioritaskan untuk pasien positif COVID-19 yang membutuhkan perawatan intensif.

Paviliun yang bertempat di Hutan Wanagama tersebut difasilitasi dengan wifi, tempat tidur, dan ruang bersama. Adapun paviliun tersebut berkapasitas sekitar 48 hingga 50 orang.

"Kami berharap Wisma Wanagama bisa digunakan dalam waktu dekat. Kami juga berharap kepada seluruh camat untuk bergotong royong menekan penyebaran COVID--19," kata Sunaryanta.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Gunung Kidul dr Dewi Irawaty mengatakan pada Minggu (11/7), ada penambahan 250 kasus baru terkonfirmasi COVID-19, sehingga total selama pandemi sebanyak 9.721 kasus. Selain itu, pada Minggu (11/7), sebanyak 395 pasien terkonfirmasi sembuh, namun ada 23 pasien COVID-19 yang meninggal dunia.

"Kasus meninggal dunia pada Minggu (11/7), paling banyak selama pandemi, lima diantaranya pasien isolasi mandiri yang meninggal dunia," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Advertisement
jjroyal-luwak
Advertisement
Kabut Asap Sampai Jakarta, Bandara Soetta Batalkan Dua Penerbangan

Kabut Asap Sampai Jakarta, Bandara Soetta Batalkan Dua Penerbangan

17 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.