Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Cirebon Akan Menyulap Sukalila Dijadikan Destinasi Ikonik

📅 Jumat, 30 Jan 2026, 05:23 WIB | Oleh:
Cirebon Akan Menyulap Sukalila Dijadikan Destinasi Ikonik Doc: ist
Ket. maket

CIREBON – Berbagai upaya dilakukan daerah untuk menarik wisatawan. Salah satunya dilakukan Pemerintah Kota Cirebon, Jawa Barat yang akan menyulapSungai Sukalila menjadi kawasan destinasi publik ikonik. Pemkot akan menata melalui kolaborasi strategis dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Cimanuk-Cisanggarung.

Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, di Cirebon, Kamis, menyatakan penataan Sungai Sukalila tidak hanya difokuskan pada fungsi teknis pengendalian air, namun diarahkan pula menjadi ruang publik representatif yang dapat dinikmati masyarakat.

“Kami menyambut baik desain komprehensif yang disusun BBWS, karena mengintegrasikan aspek normalisasi sungai dengan penataan estetika kawasan perkotaan,” katanya. Menurut dia, kolaborasi antara Pemkot Cirebon dan BBWS menjadi terobosan penting untuk mengubah wajah Sungai Sukalila agar memiliki nilai tambah sosial, lingkungan, dan ekonomi.

Edo menilai Sungai Sukalila memiliki posisi strategis dan nilai sejarah tinggi sehingga layak dikembangkan sebagai destinasi baru yang membanggakan warga Cirebon. Adapun rencana penataan tersebut, kata dia, mencakup pekerjaan fisik normalisasi sungai yang ditargetkan selesai secara bertahap hingga akhir tahun 2026.

Dari sisi estetika kawasan, pihaknya berencana melibatkan budayawan dan tokoh lokal untuk menentukan penamaan kawasan yang mencerminkan identitas sejarah dan budaya Cirebon. “Beberapa nama yang mengemuka dalam tahap awal pembahasan antara lain Teras Sukalila dan Lebak Sukalila sebagai simbol ruang publik berbasis sungai,” katanya.

Ia menyampaikan, selain mengandalkan anggaran pemerintah daerah, penataan kawasan ini pun bisa melibatkan sektor swasta melalui program tanggung jawab sosial perusahaan atau CSR. “Dana CSR tersebut diarahkan untuk pembangunan fasilitas pendukung, seperti jembatan penghubung kawasan Kalibaru dan Sukalila serta pemeliharaan rumah ibadah di sekitar bantaran sungai,” tuturnya.

Ia mengatakan, untuk menunjang kenyamanan pengunjung, pemerintah daerah juga meninjau ulang pengaturan arus lalu lintas satu arah di sekitar lokasi dan menyiapkan lahan parkir yang memadai. Edo menambahkan, Pemkot Cirebon berkomitmen memperkuat dukungan teknis di lapangan, terutama terkait keterbatasan armada pengangkut material normalisasi.

“Melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang serta Dinas Lingkungan Hidup, pemerintah daerah akan mengoptimalkan penggunaan dump truck agar proses normalisasi Sungai Sukalila berjalan sesuai jadwal dan target yang telah ditetapkan,” ucap dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Industri sepatu rumahan kua...

Pelaksanaan program penghapusan bentor

17 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Pelaksanaan program penghap...
Megapolitan
Pemprov DKI gelar program o...
Megapolitan
Jelang Pertunjukkan Teater ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.