Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Cara Ganjar Muda Padjajaran Lestarikan Budaya Reak Kuda Renggong di Tanah Sunda

📅 Senin, 09 Okt 2023, 22:47 WIB | Oleh: Tim Penulis
Cara Ganjar Muda Padjajaran Lestarikan Budaya Reak Kuda Renggong di Tanah Sunda Doc: istimewa
Ket. Pertunjukan kesenian reak kuda renggong khas Jawa Barat di Desa Cinunuk, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung, Jawa Barat,

BANDUNG - Sukarelawan Ganjar Muda Padjajaran (GMP) kembali menggelar kegiatan bertema seni dan budaya. Teranyar, mereka menggelar pertunjukan kesenian reak kuda renggong khas Jawa Barat.

Digelar di Desa Cinunuk, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, pertunjukan ini berhasil menyita perhatian masyarakat. Ratusan warga tampak menyaksikan penampilan kesenian tersebut.

Koordinator Nasional GMP, Rendra Wibawa Setiawan mengatakan digelarnya pertunjukan ini bisa jadi cara untuk melestarikan kesenian reak kuda renggong. Menurutnya, menjaga kelestarian kesenian dan budaya daerah merupakan tanggung jawab bersama.

"Kami selalu punya prinsip bahwa seni dan budaya ini adalah jati diri bangsa. Dengan GMP bekerja sama dengan para tokoh seni dan budaya, itu adalah salah satu cara GMP yang selain ingin meng-Ganjarkan Jawa Barat, kami juga ingin seni budaya ini tetap ada, tetap lestari," ujar Rendra pada Minggu (8/10).

Rendra menjelaskan, pihaknya menggandeng paguyuban kesenian Jawa Barat dalam menggelar kegiatan ini. Dia menyebut, pihaknya memilih kesenian ini untuk ditampilkan karena sudah jarang ada pertunjukan reak kuda renggong.

"Ini biasanya dikhususkan untuk pesta sunatan. Biasanya reak kuda renggong ini mendampingi anak-anak yang baru disunat. Melakukan konvoi di jalanan bersama penari," imbuhnya.

Dengan merangkul banyak seniman dan paguyuban budaya, Rendra berharap bisa menguatkan dikenalnya figur Ganjar Pranowo di Jawa Barat.

Rendra berterima kasih atas sambutan hangat yang diberikan masyarakat terhadap relawan GMP. Ratusan warga juga nampak terhibur saat menyaksikan pertunjukan reak kuda renggong yang diinisiasi GMP.

"Pertunjukan ini sangat luar biasa. Bisa dilihat tadi banyak sekali masyarakat yang antusias, yang hadir. Artinya GMP punya keyakinan bahwa seni dan budaya itu belum luntur. Masih banyak peminatnya," kata Rendra.

Dia melanjutkan, relawan GMP akan terus menggelar perhelatan kesenian dan budaya di wilayah lainnya di Jawa Barat. Ini menjadi komitmen mereka untuk melestarikan kesenian di Tanah Sunda. (*)

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
DKI Perluas Pelatihan Kerja...
Nasional
DPR Minta Kepala BGN Baru F...
Nasional
Huntara di Langkahan roboh ...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Ekonomi
Nilai tukar rupiah terendah...
Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
Nasional
Pelaksanaan program penghap...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.