Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Bogor Operasikan Bus Listrik Mulai 17 Desember

📅 Selasa, 10 Des 2024, 03:10 WIB | Oleh: Tim Penulis
Bogor Operasikan Bus Listrik Mulai 17 Desember Doc: ANTARA/M Fikri Setiawan
Ket. Bus listrik dipamerkan dalam peringatan Harhubnas di Lapangan Tegar Beriman, Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, beberapa waktu lalu.

BOGOR – Warga Kabupaten Bogor boleh bergembira karena operasional bus listrik mulai diberlakukan 17 Desember. Untuk sementara bus melalui rute Tugu Pancakarsa-Bambu Kuning dan gratis.

“Bus listrik akan diresmikan tanggal 17 Desember. Sasarannya untuk masyarakat dari Sentul ke Bojonggede, gratis,” ungkap Penjabat Bupati Bogor Bachril Bakri di Cibinong, ­Senin.

Dia menyebutkan, dua unit bus listrik yang merupakan bantuan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat itu sudah tiba di Kabupaten Bogor.

Saat ini Pemerintah Kabupaten Bogor sedang melatih sopir bus listrik sambil menunggu operasionalnya. Bus listrik akan melintas di rute Sirkuit Sentul-Stadion Pakansari-Bojonggede.

“Operasional bus listrik ini dalam rangka memasyarakatkan mobil listrik karena ramah lingkungan. Bus akan memudahkan juga masyarakat dalam menjangkau transportasi umum,” jelas Bachril.

Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kabupaten Bogor, Dadang Kosasih, menjelaskan dua unit bus dengan kapasitas masing-masing 30 penumpang itu akan beroperasi mulai pukul 05.00 WIB hingga 19.00 WIB.

“Ini free, gratis. Sementara baru ada dua. Mudah-mudahan tahun depan tambah dua lagi dari Pemkab,” ujar ­Dadang.

Dishub Kabupaten Bogor saat ini sedang melakukan sinkronisasi angkutan umum rute Tugu Pancakarsa-Bambu Kuning karena bersinggungan dengan angkot trayek 34 dan 35.

“Untuk shelternya belum ada karena bersinggungan dengan trayek 34 dengan 35. Jadi kami harus sinkronkan dulu,” tuturnya.

Biskita

Sementara itu, sebelumnya, Kota Bogor menjanjikan bahwa transportasi massal Biskita Transpakuandipastikan tetap beroperasi melayani masyarakat di dua koridor pada tahun 2025, meski tak lagi disubsidi pemerintah pusat.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Bogor, Marse Hendra Saputra, mengatakan Biskita Transpakuan hanya beroperasi dua koridor.

“Jadi kami berharap waktu tunggu semakin cepat. Kami berharap tetap ada layanan Biskita,” jelas Marse. Dia menyebutkan, dua koridor Biskita Transpakuan yang beroperasi 2025 adalah Koridor 1 dan 2. Keduanya merupakan koridor dengan load factor tertinggi. Berdasarkan hasil evaluasi Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek, load factor Biskita Transpakuan September 2024 semua koridor juga menunjukkan tren positif.

Dari data BPTJ disebutkan Koridor 1 mencapai 65,23 persen. Koridor 2 melebihi target di angka 111,89 persen. Koridor 5 mencapai 49,67 persen. Koridor 6 sebesar 23,65 persen. “Demand tertinggi ada di Koridor 1 dan 2. Makanya, sayang kalau dihapus karena warga sudah terbiasa menggunakan bus untuk bermobilisasi,” ujarnya lagi. Ant/G-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Diserang Rudal Iran, Bandar...
Luar Negeri
Warga Singapura Makin Panja...
Luar Negeri
Disapu Topan Jangmi, 23 War...

Babel Gatiskan 6.000 Sertifikat Halal

41 menit yang lalu | Sujar

Daerah
Babel Gatiskan 6.000 Sertif...
Luar Negeri
Bandara Dihantam Rudal, Kuw...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.