Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

BMKG Sorong: Permukaan Laut Normal, Warga Diminta Tetap Waspada Tsunami Akibat Gempa Rusia

📅 Rabu, 30 Jul 2025, 20:28 WIB | Oleh: Tim Penulis
BMKG Sorong: Permukaan Laut Normal, Warga Diminta Tetap Waspada Tsunami Akibat Gempa Rusia Doc: Antara Foto
Ket. petugas BMKG Sorong bersama Pemprov Papua Barat Daya, Pemkot Sorong dan instansi vertikal melakukan pemantauan di Pantai Reklamasi, Rabu (30/7/2025).

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Sorong menyebutkan permukaan air laut di wilayah Kota Sorong tidak menunjukkan perubahan signifikan, Rabu, hingga pukul 17.33 WIT, namun warga diminta tetap waspada tsunami, dampak gempa bumi Rusia.

Kepala Stasiun Geofisika Sorong Dedi Irjayanto, di Sorong, Provinsi Papua Barat Daya, Rabu, mengatakan berdasarkan hasil pemantauan terhadap pasang surut gelombang laut, kondisi perairan di kota itu masih normal.



“Belum ada perubahan signifikan dari permukaan air laut,” ujar dia.

Selain Sorong, BMKG juga memantau permukaan air laut di wilayah Jayapura dan Sarmi, yang menunjukkan kenaikan sekitar 0,15 meter.

Namun, ia menegaskan bahwa di Kota Sorong tidak terdapat perubahan berarti.

Pemantauan dilakukan sejak pukul 16.24 hingga 17.34 WIT di Pantai Reklamasi dengan melibatkan BMKG bersama dinas terkait dari Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya, Pemerintah Kota Sorong, pihak kepolisian, dan Basarnas Sorong.

Meski situasi masih terkendali, masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan tidak panik, sambil menunggu keputusan resmi dari pusat terkait dengan pencabutan status waspada.

Kepala Dinas Kebakaran, Penyelamatan, Penanggulangan Bencana, dan Satpol PP Papua Barat Daya Vincente Capana Baay menegaskan bahwa pemerintah provinsi setempat tetap menjalankan imbauan bersumber dari BMKG.

“Kami tetap mengimbau masyarakat untuk menjauhi bibir pantai sejauh satu kilometer,” kata dia.

Pemerintah daerah setempat bersama pihak terkait lainnya terus memantau perkembangan situasi secara intensif guna memastikan keselamatan masyarakat tetap terjaga.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Rupiah Tembus Rp18.000 per ...

PIN SPMB Belum Masuk? Ini Penyebab dan Cara Ceknya

41 menit yang lalu | Andes Tanjung

Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Nasional
SBY: Kepercayaan Publik Jad...
Megapolitan
DKI Perluas Pelatihan Kerja...
Nasional
DPR Minta Kepala BGN Baru F...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.