BMKG Prakirakan Sebagian Wilayah Aceh Dilanda Hujan Lebat dan Angin Kencang hingga Jumat
📅 Rabu, 03 Jun 2026, 21:24 WIB | Oleh: AlfredBANDA ACEH - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Iskandar Muda Banda Aceh mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem berupa hujan lebat disertai angin kencang yang diprakirakan masih akan melanda sebagian besar wilayah Aceh hingga dua hari ke depan.
"Sebagian wilayah Aceh masih berpotensi hujan sedang-lebat yang dapat disertai angin kencang sampai Jumat (5/6)," kata Prakirawan BMKG Aceh, Dedi, di Banda Aceh, Rabu.
Dirinya menyebutkan, adapun wilayah Aceh yang diguyur hujan lebat hingga angin kencang yakni, untuk hari ini melanda Kota Banda Aceh, Sabang, Kabupaten Aceh Jaya, Aceh Besar, Aceh Timur Aceh Utara dan Pidie.
Kemudian, pada Kamis (4/6), melanda Kota Sabang, Kabupaten Aceh Timur, Aceh Jaya, Aceh Besar dan Pidie. Lalu, pada Jumat (5/6) wilayah Sabang, Aceh Besar, Aceh Jaya dan juga Pidie.
Selain itu, lanjut Dedi, juga terdapat potensi yang hanya dilanda angin kencang saja sampai dua hari kedepan, yaitu di Kota Banda Aceh, Sabang, Kabupaten Aceh Besar serta Aceh Tenggara.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ia menjelaskan, kondisi tersebut disebabkan karena aktifnya rossby equatorial dan daerah belokan angin di wilayah Aceh yang mendukung pertumbuhan awan konvektif.
Selain itu, suhu muka laut yang hangat di perairan barat sumatera juga berpotensi meningkatkan penguapan sehingga menambah kandungan uap air di atmosfer.
"Beberapa kondisi tersebut berkontribusi terhadap pembentukan awan hujan di wilayah Aceh," ujarnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Karena itu, BMKG mengimbau kepada masyarakat untuk selalu mewaspadai hujan yang terjadi dengan intensitas sedang-lebat secara tiba-tiba pada sore sampai malam hari, hal ini disebabkan adanya pemanasan intens pada siang harinya.
"Selalu berhati-hati saat beraktivitas di luar ruangan terutama saat berkendara dalam keadaan cuaca buruk yang dapat disertai angin kencang, banjir dan tanah longsor," demikian Dedi.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!