Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Batalyon Sorong Pacu Produktivitas Prajurit Lewat Pertanian Terpadu Berkelanjutan

📅 Jumat, 10 Okt 2025, 16:25 WIB | Oleh:
Batalyon Sorong Pacu Produktivitas Prajurit Lewat Pertanian Terpadu Berkelanjutan Doc: antara foto
Ket. Batalyon Infanteri 762/VYS Sorong, Papua Barat Daya kembangkan pertanian terpadu berkelanjutan.

SORONG - Batalyon Infanteri 762/VYS Sorong, Papua Barat Daya, memacu produktivitas prajurit melalui penerapan sistem pertanian terpadu sebagai langkah pemanfaatan lahan tidur untuk mendukung kemandirian pangan dan peningkatan kesejahteraan anggota.

Komandan Batalyon Infanteri 762/VYS Sorong Letkol Inf Sujarwo di Sorong, Jumat (10/10), mengatakan program pertanian terpadu itu merupakan bagian dari upaya membentuk prajurit yang tidak hanya tangguh dalam bertempur, tetapi juga produktif dalam mengelola sumber daya yang ada di sekitar satuan.

“Yang kita utamakan adalah bagaimana prajurit bisa lebih produktif dengan memanfaatkan lahan tidur melalui budidaya ikan, ayam, bebek, dan tanaman pangan,” ujar dia.

Ia mengatakan program tersebut juga menjadi tindak lanjut dari arahan Panglima Kodam XVIII/Kasuari Mayjen TNI Christian Kurnianto Tehuteru agar setiap prajurit terus berinovasi dan mengembangkan keterampilan di luar bidang militer.

Sebagai bentuk dukungan, Pangdam Kasuari pada 9 Oktober 2025 menaburkan 1.000 benih ikan nila di kolam Batalyon 762 Sorong. Kegiatan itu menjadi simbol dimulainya pengembangan pertanian terpadu di lingkungan batalyon sekaligus modal awal bagi prajurit untuk membudidayakan ikan air tawar.

“Penerapan pertanian terpadu ini tidak hanya untuk pemenuhan kebutuhan internal satuan, tetapi juga diharapkan dapat menambah pendapatan ekonomi prajurit dan masyarakat sekitar,” katanya.

Ia mengatakan mereka akan terus mendampingi dan membina para prajurit agar benar-benar menguasai teknik pertanian terpadu secara berkelanjutan.

“Kami juga berencana bekerja sama dengan Dinas Pertanian agar prajurit mendapatkan pelatihan dan pengetahuan teknis yang lebih baik, sehingga produktivitas mereka bisa meningkat,” ujar dia.

Sebaiknya Anda baca juga:

Menurut dia, program tersebut menjadi salah satu bentuk nyata dukungan TNI terhadap ketahanan pangan nasional sekaligus pemberdayaan sumber daya manusia di lingkungan prajurit.

“Tujuannya jelas, agar prajurit tidak hanya siap tempur, tetapi juga mampu mandiri dan produktif di bidang ekonomi,” katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Operasi uji emisi kendaraan di Tangerang

19 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
Megapolitan
Pemkot Jakut Vaksinasi Ribu...
Ekonomi
Industri sepatu rumahan kua...

Pelaksanaan program penghapusan bentor

24 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Pelaksanaan program penghap...
Megapolitan
Pemprov DKI gelar program o...
Megapolitan
Jelang Pertunjukkan Teater ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.