Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Imbauan untuk Wisatawan dan Masyarakat agar Tidak Dekati Radius 1,5 Kilometer Kawah Karangetang

📅 Rabu, 21 Mei 2025, 22:25 WIB | Oleh:
Imbauan untuk Wisatawan dan Masyarakat agar Tidak Dekati Radius 1,5 Kilometer Kawah Karangetang Doc: Antara
Ket. Gunung Karangetang di Pulau Siau Kabupaten Kepulauan Sitaro, Sulut.

Manado - Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengingatkan  masyarakat, pengunjung atau wisatawan tidak beraktivitas dan mendekati area dalam radius 1,5 kilometer dari kawah utama (selatan) dan kawah kedua (utara) Gunung Karangetang di Pulau Siau, Kabupaten Kepulauan Sitaro, Sulut.

"Diharapkan juga tidak beraktivitas atau mendekati radius 2,5 kilometer (km) pada sektor barat daya dan selatan dari kawah utama," ajak Kepala Badan Geologi Muhammad Wafid AN di Manado, Rabu.

Dalam laporan evaluasi Gunung Karangetang periode 1 - 15 April 2025 yang diterima Antara, masyarakat di sekitar Gunung Karangetang dianjurkan menyiapkan masker penutup hidung dan mulut, guna mengantisipasi bahaya gangguan saluran pernapasan jika terjadi hujan abu.

Masyarakat yang tinggal di sekitar bantaran sungai yang berhulu dari puncak Gunung Karangetang meningkatkan kesiapsiagaan dari potensi ancaman lahar hujan dan banjir bandang.

Muhammad Wafid juga berharap masyarakat tetap tenang, tidak terpancing berita bohong tentang erupsi Gunung Karangetang.

Serta senantiasa mengikuti arahan dari BPBD Provinsi Sulawesi Utara dan BPBD Kabupaten Sitaro atau Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi, Badan Geologi di Bandung.

Potensi ancaman bahaya Gunung Karangetang yaitu akumulasi material hasil erupsi efusif yang berada di lembah lembah jalur luncuran/guguran lava pijar berpotensi menjadi guguran lava ke bagian hilir.

Karena itu, menurut Wafid, perlu kewaspadaan masyarakat yang tinggal di sekitarnya serta masyarakat yang akan melintasi lembah/sungai tersebut, selain itu juga perlu diwaspadai terjadinya lahar di waktu hujan di puncak.

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menurunkan status Gunung Karangetang di Kabupaten Kepulauan Sitaro, Sulawesi Utara dari Siaga (Level III) menjadi Waspada (Level II) terhitung sejak 11 Januari 2025 pukul 18.00 WITA.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Luar Negeri
Serangan Houthi Meningkat, ...

Kesialan Persebaya atau Dewi Fortuna bagi PSM?

49 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Kesialan Persebaya atau Dew...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.