Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Basarnas Selamatkan 31 Penumpang Perahu Terbalik yang Sedang Berwisata di Takalar

📅 Senin, 05 Agu 2024, 06:43 WIB | Oleh: Tim Penulis
Basarnas Selamatkan 31 Penumpang Perahu Terbalik yang Sedang Berwisata di Takalar Doc: ANTARA/HO-Dokumentasi Basarnas Makassar
Ket. Tim Basarnas bersiap mengevakuasi penumpang yang diselamatkan kapal nelayan seusai perahu jenis jolloro yang terbalik saat berwiisata di Perairan Sanrobengi, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, Ahad (4/8/2024).

Makassar - Tim Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Makassar Bersama SAR Gabungan berhasil menyelamatkan sebanyak 31 orang yang menumpangi perahu nelayan jenis Jolloro (kapal kecil) yang terbalik saat berwisata di Perairan Sanrobengi, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan.

"Dari data kami kumpulkan di lapangan, seluruh penumpang yang berada di atas kapal ada 31 orang termasuk nakhoda sudah dievakuasi, sesuai keterangan seluruh penumpang," ujar Kepala Kantor Basarnas Makassar Muhammad Arif Anwar, Ahad malam.

Ia menjelaskan, dari manifest penumpang tidak diketahui pasti identitas nama-namanya, namun setelah seluruh korban dievakuasi dan dikumpulkan dan diminta keterangan langsung di Pelabuhan Boddie, Kecamatan Galesong Kabupaten Takalar, semua dinyatakan selamat.

"Dari seluruh keterangan telah dikumpulkan dan disimpulkan bahwa manifest memang hanya 31 orang dan semuanya sudah dievakuasi, selamat," paparnya menyebutkan.

Arif menuturkan, usai dievakuasi di dermaga setempat, beberapa korban yang membutuhkan perawatan medis dibawa ke Puskesmas setemat dan RSUD Takalar untuk diberikan perawatan, selebihnya dijemput oleh keluarga.

Atas kejadian ini pihaknya mengimbau kepada nelayan maupun pemilik kapal agar senantiasa memperhatikan keselamatan dalam berlayar. Mengecek kemampuan kapasitas kapal sebelum berlayar dan tidak membiarkan kelebihan muatan saat berlayar.

"Kita bersyukur kecelakaan ini tidak menyebabkan korban jiwa, tapi semoga ke depan pemilik kapal bisa memperhatikan kapasitas dan mengutamakan keselamatan saat berlayar," kata Arif menekankan.

Sebelumnya, perahu jenis Jolloro yang mengangkut wisatawan dari Pulau Sanrobengi menuju Pelabuhan Desa Boddia Kecamatan Galesong Utara Kabupaten Takalar dilaporkan tenggelam di perairan Takalar pada Ahad (4/8/2024) siang.

"Kami terima info kecelakaan kapal tenggelam dari Polair Takalar dan segera mengerahkan personel Basarnas menuju ke lokasi kejadian," kata Arif.

Dari informasi diterima, kapal tersebut berlayar dari Sanrobengi ke pelabuhan Boddie Takalar. Namun di tengah perjalanan, kapal dihantam gelombang tinggi lalu miring sebelum akhirnya tenggelam.

Beberapa penumpang langsung dievakuasi oleh kapal nelayan lain yang melintas. Seluruh penumpang yang dievakuasi dibawa ke Pelabuhan Boddie untuk menyamakan jumlah manifest yang sebelumnya tidak diketahui. Kapal nelayan tersebut diduga over kapasitas atau melebihi muatan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp84.400/...
Daerah
Bus Transjateng Akan Tambah...

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

36 menit yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
Olahraga
Janice Tjen Mulus ke Peremp...
Ekonomi
Berpotensi Melemah Lanjutan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.